BREAKING NEWS! Israel Gempur Teheran, Puluhan Target Dilaporkan Diserang

Hajiumrahnews.com — Serangan Israel ke Iran dilaporkan mengguncang pusat Kota Teheran pada Sabtu, 28 Februari 2026, dengan ledakan keras terdengar di sejumlah wilayah strategis saat ketegangan geopolitik kawasan Timur Tengah meningkat di tengah negosiasi nuklir antara Amerika Serikat dan Iran.

Ledakan terdengar di kawasan Jalan Universitas dan Jomhouri, dua titik penting di pusat ibu kota Iran. Asap tebal terlihat mengepul dari beberapa lokasi pascaserangan. Informasi awal diperoleh dari laporan koresponden lapangan Al Jazeera serta kantor berita resmi Iran, Fars News Agency.

“Beberapa rudal telah menghantam Jalan Universitas dan daerah Jomhouri di Teheran,” demikian laporan Fars yang dikutip sejumlah media internasional.

Sumber yang beredar di media sosial, termasuk akun X Iran Observer, menyebut sekitar 30 target di berbagai wilayah Iran telah diserang. Target tersebut diklaim mencakup lokasi yang berkaitan dengan kepemimpinan politik Iran, termasuk kediaman Presiden Iran dan kantor Kementerian Intelijen. Namun, klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen hingga berita ini diterbitkan.

Menurut laporan awal yang beredar, serangan dilakukan oleh Israel. Pemerintah Israel maupun otoritas Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait detail operasi militer tersebut, termasuk jumlah korban dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Ketegangan di kawasan meningkat seiring berlangsungnya perundingan nuklir antara Washington dan Teheran di Jenewa, Swiss, pada 26 Februari 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelumnya menyampaikan sikap tegas terhadap Iran.

“Jika perjanjian tidak tercapai, semua opsi tetap terbuka,” ujar Trump dalam pernyataan sebelumnya terkait kebijakan terhadap Iran.

Di sisi lain, kapal induk Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, dilaporkan telah tiba di Israel pada Jumat, 27 Februari 2026. Media The Times of Israel menyebut kapal tersebut bergerak menuju Haifa setelah sebelumnya singgah di Pulau Kreta, Yunani, untuk pengisian logistik.

“Kehadiran kapal induk menjadi bagian dari peningkatan kesiapsiagaan militer AS di kawasan,” tulis The Times of Israel dalam laporannya.

Belum terdapat konfirmasi resmi apakah Amerika Serikat terlibat langsung dalam serangan tersebut. Aparat keamanan Iran dilaporkan meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik vital, sementara situasi di Teheran masih berkembang.

Hajiumrahnews.com akan terus memantau perkembangan terbaru terkait dinamika keamanan di Iran dan dampaknya terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.