Rabu, 27 Mei 2026 10 Dzulhijjah 1447 H 20.57 WIB Makkah 39°C
TRAVEL

Jemaah Haji Khusus Gaido Travel dan Sari Ramada Arafah Laksanakan Tahalul di Mina

NJ Oleh Neo Jurnalis 27 Mei 2026 2 menit baca

Hajiumrahnews.com — Rombongan jamaah haji khusus konsorsium Gaido Travel dan Sari Ramada Arafah telah melaksanakan tahalul setelah menyelesaikan lontar Jumrah Aqabah di Mina, Rabu, 27 Mei 2026 atau 10 Dzulhijjah 1447 H.

Sebelumnya, jamaah bergerak dari Muzdalifah menuju Mina untuk menjalankan salah satu rangkaian utama ibadah haji, yaitu melontar Jumrah Aqabah. Setelah prosesi tersebut selesai, rombongan kembali menuju maktab VIP 113.
Momentum tahalul berlangsung penuh khidmat. Sebagian besar jamaah laki-laki memilih mencukur rambut hingga gundul sebagai bentuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW.

Dalam sejumlah riwayat, Rasulullah SAW mendoakan sebanyak tiga kali bagi jamaah yang mencukur habis rambutnya dan sekali bagi yang memendekkan rambutnya. Karena itu, tahalul gundul menjadi salah satu pilihan yang banyak dilakukan jamaah laki-laki setelah melontar Jumrah Aqabah.

Simbol Ketundukan kepada Allah SWT.

Pendiri Gaido Travel, M. Hasan Gaido, menyampaikan apresiasi atas kekompakan jamaah selama menjalankan rangkaian ibadah di Mina. Menurutnya, seluruh program berjalan lancar, tertib, dan penuh kebersamaan.

“Hampir seluruh jamaah laki-laki memilih dicukur botak. Padahal bagi sebagian orang, rambut adalah bagian dari kebanggaan dan penampilan diri. Namun karena bentuk ketulusan dan ketaatan kepada Allah SWT, mereka rela menjalankan sunnah tahalul dengan penuh keikhlasan,” ujar Hasan Gaido.

Menurut Hasan, tahalul bukan sekadar mencukur rambut, melainkan simbol kerendahan hati, penghambaan, dan kesediaan seorang hamba untuk melepaskan ego di hadapan Allah SWT.

Jamaah Membaur dalam Kesederhanaan Jamaah yang mengikuti tahalul gundul berasal dari berbagai latar belakang profesi. Mereka terdiri atas pejabat, anggota kepolisian, pengusaha, profesional, dokter, petani, dosen, hingga mahasiswa.

Seluruh jamaah membaur dalam kesederhanaan dan semangat ibadah yang sama. Perbedaan status sosial dan latar belakang profesi seolah melebur dalam suasana Mina yang penuh nilai penghambaan.

Tahalul di Mina menjadi salah satu momen penting setelah jamaah menyelesaikan rangkaian utama ibadah haji. Prosesi tersebut juga menandai perubahan status ihram jamaah setelah melaksanakan Jumrah Aqabah.

Haji sebagai Perjalanan Ketaatan

Pihak penyelenggara berharap kekompakan jamaah terus terjaga hingga seluruh rangkaian ibadah haji selesai dilaksanakan. Jamaah juga diharapkan tetap menjaga kesehatan, ketertiban, serta saling membantu selama berada di Mina.

Momentum tahalul menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan ketaatan, ketulusan, dan kepasrahan kepada Allah SWT.

Seluruh jamaah berharap rangkaian ibadah yang telah dijalankan diterima Allah SWT serta menjadi jalan untuk meraih haji yang mabrur dan penuh keberkahan.

Tag TRAVEL
Join WA Channel