Sabtu, 27 Juni 2026 12 Muharam 1448 H 00.35 WIB Makkah 34°C
NEWS

Welcome Dinner International Islamic Expo 2026 Soroti Prestasi Indonesia, Juara Dua Indeks Wisata Muslim Dunia

NJ Oleh Neo Jurnalis 26 Juni 2026 2 menit baca

Hajiumrahnews.com — Welcome Dinner International Islamic Expo (IIE) 2026 menjadi momentum penguatan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata ramah Muslim dunia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian The 16th International Islamic Expo 2026 di Jakarta, Jumat (26/6/2026).

Indonesia berhasil meraih peringkat kedua dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) Awards 2026 di Singapura, Kamis (18/6/2026). Capaian tersebut meningkat tiga peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, ketika Indonesia berada di posisi kelima pada 2025.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu, mengatakan Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan menjadi andalan Indonesia sebagai destinasi wisata ramah Muslim. Daerah-daerah tersebut dinilai memiliki kesiapan infrastruktur, layanan pendukung, serta daya tarik destinasi yang kuat bagi wisatawan Muslim.

“Target kami berikutnya tentu menjadi nomor satu dunia. Untuk itu kami terus mendorong peningkatan kualitas layanan bagi wisatawan Muslim, mulai dari penyediaan informasi makanan halal, fasilitas ibadah, hingga layanan tambahan di hotel dan destinasi wisata agar wisatawan lebih nyaman. Pameran ini juga menjadi momentum memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata ramah Muslim dunia,” kata Vinsensius.

Vinsensius menjelaskan International Islamic Expo 2026 menghadirkan 126 peserta pameran, terdiri atas 80 peserta domestik dan 46 peserta internasional dari 16 negara. Penyelenggaraan selama tiga hari ditargetkan mampu menghasilkan perputaran ekonomi hingga Rp115 miliar dengan total kunjungan sekitar 18.000 orang.

“Kami harapkan International Islamic Expo bukan sekadar pameran industri halal dan perjalanan ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ekosistem Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Indonesia. Pameran ini juga menampilkan destinasi-destinasi wisata ramah Muslim di Indonesia,” ujar Vinsensius.

Vinsensius menilai pariwisata MICE merupakan salah satu produk pariwisata berkualitas karena memiliki tingkat pengeluaran wisatawan yang lebih tinggi dibandingkan wisatawan leisure. Kementerian Pariwisata berkomitmen mengembangkan sektor tersebut sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional.

Rangkaian Welcome Dinner IIE 2026 juga diisi dengan pemberian token of appreciation kepada perusahaan haji, umrah, dan wisata halal terpilih, asosiasi umrah dan haji di Indonesia, sponsor, serta para partner. Apresiasi tersebut diharapkan memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jemaah haji, jemaah umrah, dan wisatawan Muslim.

Tag NEWS
Join WA Channel