Senin, 03 Agustus 2026 20 Safar 1448 H 16.13 WIB Makkah 40°C
NEWS

Wisatawan Mancanegara ke Indonesia Capai 1,39 Juta pada Juni 2026, Malaysia Terbanyak

NJ Oleh Neo Jurnalis 3 Agustus 2026 3 menit baca

Hajiumrahnews.com — Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia mencapai 1,39 juta kunjungan pada Juni 2026. Malaysia menjadi negara asal wisman dengan jumlah kunjungan terbanyak pada periode tersebut.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisman Juni 2026 meningkat 0,32 persen dibandingkan Mei 2026 secara month-to-month (m-to-m). Angka tersebut masih turun 2,15 persen dibandingkan Juni 2025 secara year-on-year (y-on-y).

Wisman asal Malaysia menyumbang 18,66 persen dari total kunjungan. Singapura berada di posisi berikutnya dengan kontribusi 12,25 persen, disusul Australia sebesar 12,08 persen.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan secara kumulatif jumlah kunjungan wisman sepanjang Januari hingga Juni 2026 telah mencapai 7,45 juta kunjungan.

“Secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman dari Januari hingga Juni 2026 mencapai 7,45 juta, meningkat 5,71 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya (c-to-c),” ujar Ateng, Senin (3/8/2026).

Kunjungan Wisman Meningkat Sejak April

Pergerakan kunjungan wisman sepanjang semester pertama 2026 mengalami fluktuasi.

BPS mencatat terdapat 1,19 juta kunjungan pada Januari 2026. Angka tersebut turun menjadi 1,16 juta pada Februari dan kembali menurun menjadi 1,09 juta kunjungan pada Maret.

Tren kemudian berbalik sejak April. Jumlah kunjungan wisman meningkat menjadi 1,25 juta pada April, kemudian mencapai 1,38 juta pada Mei dan kembali naik menjadi 1,39 juta kunjungan pada Juni.

“Pada April, Mei, dan Juni 2026, jumlah kunjungan wisman kembali meningkat menjadi 1,25 juta kunjungan, 1,38 juta kunjungan, dan 1,39 juta kunjungan,” kata Ateng.

Peningkatan tersebut membuat jumlah kunjungan wisman secara kumulatif pada semester pertama 2026 tumbuh 5,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pintu Masuk Utama Masih Mendominasi

Berdasarkan pintu masuk, sebagian besar wisman datang melalui pintu masuk utama.

BPS mencatat sebanyak 1,21 juta kunjungan masuk melalui pintu masuk utama pada Juni 2026. Sebanyak 175,70 ribu kunjungan lainnya tercatat melalui pintu masuk perbatasan.

Moda transportasi udara masih menjadi pilihan utama wisman. Angkutan udara menyumbang 78,84 persen dari total kunjungan melalui pintu masuk utama.

Moda angkutan laut berkontribusi 17,12 persen, sedangkan angkutan darat mencapai 4,04 persen.

Kunjungan melalui pintu masuk utama dengan moda angkutan udara tercatat sebanyak 954,63 ribu kunjungan pada Juni 2026.

Jumlah tersebut turun 2,48 persen dibandingkan Juni 2025. Secara bulanan, angka tersebut justru meningkat 2,33 persen dibandingkan Mei 2026.

Bali dan Banten Jadi Pintu Masuk Utama

Dua bandara menjadi pintu masuk utama wisman melalui jalur udara pada Juni 2026, yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, dan Bandara Soekarno-Hatta, Banten.

Kedua bandara tersebut menyumbang 88,58 persen dari keseluruhan kunjungan wisman melalui moda angkutan udara.

Total kunjungan wisman yang masuk melalui kedua bandara tersebut mencapai 845,64 ribu kunjungan.

Data tersebut menunjukkan bahwa Bali masih menjadi salah satu gerbang utama pariwisata internasional Indonesia. Posisi Bandara Soekarno-Hatta juga memperlihatkan pentingnya kawasan Jakarta dan Banten sebagai pintu masuk wisatawan mancanegara ke Indonesia.

Pertumbuhan kunjungan wisman sepanjang semester pertama 2026 menjadi sinyal positif bagi pemulihan sektor pariwisata nasional. Tantangannya adalah menjaga momentum tersebut agar pertumbuhan tidak hanya terkonsentrasi pada sejumlah negara dan pintu masuk utama, tetapi juga menyebar ke berbagai destinasi di Indonesia.

Tag NEWS
Join WA Channel