Eskalasi Iran–Israel, Bandara King Abdulaziz Jeddah Keluarkan Travel Advisory

Hajiumrahnews.com — Otoritas King Abdulaziz International Airport mengeluarkan peringatan perjalanan kepada seluruh penumpang yang akan terbang dari maupun menuju Jeddah menyusul gangguan keamanan dan operasional penerbangan akibat eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah pada akhir Februari 2026.

Peringatan tersebut disampaikan melalui akun resmi bandara di platform X. Otoritas bandara meminta para penumpang untuk memeriksa langsung kepada maskapai masing-masing terkait pembaruan jadwal penerbangan sebelum berangkat ke bandara.

Langkah ini diambil guna memastikan setiap penumpang memperoleh informasi terkini dan akurat di tengah situasi yang terus berkembang. Sejumlah rute penerbangan internasional dilaporkan mengalami perubahan jalur atau penjadwalan ulang akibat penutupan maupun pembatasan ruang udara di beberapa negara kawasan Teluk.

“Untuk kenyamanan Anda, penumpang yang bepergian ke destinasi yang terdampak oleh peristiwa yang sedang berlangsung diimbau untuk memeriksa langsung kepada maskapai terkait pembaruan jadwal penerbangan sebelum berangkat ke bandara. Gunakan saluran resmi untuk informasi dan bantuan,” demikian pernyataan resmi otoritas bandara.

Pihak bandara juga menekankan pentingnya mengandalkan saluran komunikasi resmi dari maskapai dan otoritas bandara dalam memperoleh informasi maupun bantuan. Imbauan ini terutama ditujukan bagi penumpang yang menuju atau berasal dari wilayah yang terdampak konflik.

Peringatan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan kawasan menyusul eskalasi konflik antara Israel dan Iran. Serangan udara Israel terhadap wilayah Iran pada 28 Februari 2026 memicu respons militer balasan dari Teheran, termasuk laporan serangan terhadap sejumlah titik di kawasan Teluk.

Dampak langsung dari situasi ini adalah pembatasan wilayah udara oleh beberapa negara sebagai langkah mitigasi keselamatan. Sejumlah maskapai internasional bahkan menunda atau menghentikan sementara penerbangan ke dan dari wilayah terdampak karena pertimbangan keamanan operasional.

Otoritas penerbangan sipil internasional terus memantau perkembangan situasi untuk memastikan standar keselamatan tetap terjaga. Maskapai-maskapai besar juga melakukan penyesuaian rute guna menghindari wilayah udara berisiko tinggi.

Bagi jamaah Umrah dan calon jamaah Haji yang menggunakan Bandara King Abdulaziz sebagai pintu masuk utama ke Arab Saudi, imbauan ini menjadi perhatian penting. Jeddah merupakan gerbang utama menuju Makkah, sehingga setiap gangguan penerbangan berpotensi memengaruhi jadwal kedatangan maupun kepulangan jamaah.

Otoritas bandara mengakhiri peringatannya dengan menyampaikan apresiasi atas pengertian dan kerja sama para penumpang. Penumpang yang terdampak diminta untuk tetap tenang serta mengikuti arahan resmi dari maskapai dan pengelola bandara.

Situasi di Timur Tengah masih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, kesiapsiagaan, pengecekan jadwal secara berkala, serta komunikasi aktif dengan maskapai menjadi langkah krusial bagi setiap penumpang dalam beberapa waktu ke depan.

Hajiumrahnews.com akan terus memantau perkembangan terbaru terkait dampak konflik kawasan terhadap mobilitas penerbangan dan perjalanan jamaah.