Senin, 22 Juni 2026 7 Muharam 1448 H 01.03 WIB Makkah 35°C
SAUDI

The Garden of Al Rajhi, Kebun Kurma Terluas yang Jadi Simbol Filantropi Islam Modern

NJ Oleh Neo Jurnalis 21 Juni 2026 5 menit baca

Hajiumrahnews.com — The Garden of Al Rajhi atau Kebun Kurma Al Rajhi menjadi salah satu ikon pertanian kurma paling terkenal di Arab Saudi.

Kebun yang berada di wilayah Qassim, tepatnya di kawasan Buraydah, ini tidak hanya dikenal karena skalanya yang sangat luas, tetapi juga karena nilai sosial, ekonomi, dan spiritual yang melekat di dalamnya.

Banyak pengunjung menjuluki kawasan ini sebagai "surga di bumi" karena hamparan pohon kurma yang membentang sejauh mata memandang. Kebun ini juga dikenal sebagai salah satu destinasi pertanian paling terkenal di Buraydah dan bahkan di dunia.

Qassim sendiri dikenal sebagai salah satu pusat produksi kurma utama di Arab Saudi. Keberadaan Kebun Kurma Al Rajhi semakin memperkuat posisi kawasan tersebut sebagai pusat pertanian kurma berskala besar.

Pada 2005, Guinness World Records mencatat Al Rajhi Palm Farms sebagai kebun kurma terbesar di dunia. Pengakuan tersebut diberikan karena kebun ini memiliki sekitar 200.000 pohon kurma yang ditanam dalam satu lokasi dengan luas mencapai 5.466 hektare.

Hamparan kebun yang sangat luas itu menjadi rumah bagi sekitar 200.000 pohon kurma dengan kurang lebih 45 varietas berbeda. Angka tersebut membuat Kebun Kurma Al Rajhi kerap disebut sebagai salah satu pusat keanekaragaman kurma terbesar di dunia.

Produksi kurma dari kawasan ini juga sangat besar. Dalam satu tahun, hasil panennya dapat mencapai sekitar 10.000 ton, menjadikannya salah satu sentra produksi kurma terbesar di Kerajaan Arab Saudi.

Pertanian Modern dan Teknologi Canggih

Salah satu keunggulan utama Kebun Kurma Al Rajhi adalah penerapan metode pertanian modern yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Pengelola kebun memanfaatkan teknik budidaya, pemupukan, serta sistem irigasi canggih untuk menjaga produktivitas dan kualitas hasil panen. Pendekatan ilmiah tersebut membuat kebun ini menjadi rujukan dalam pengembangan pertanian kurma modern di kawasan Timur Tengah.

Keberhasilan menerapkan teknologi pertanian mutakhir juga membuat Al Rajhi Palm Farms memperoleh berbagai penghargaan internasional. Kebun ini sering menjadi perhatian para pelaku industri pertanian karena mampu menggabungkan produktivitas tinggi dengan pengelolaan yang efisien dan berkelanjutan.

Kurma Organik Berkualitas Tinggi

Sebagian pohon kurma di kebun ini dikelola secara organik. Jumlahnya disebut mencapai sekitar 29.000 pohon.

Kurma organik tersebut ditanam dan dirawat tanpa pupuk kimia maupun bahan sintetis. Proses pemeliharaan dilakukan dengan pupuk alami dan metode ramah lingkungan untuk menghasilkan kurma berkualitas premium.

Perawatan organik membutuhkan ketelitian dan proses yang lebih panjang. Kondisi tersebut membuat kurma organik Al Rajhi memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan kurma biasa.

Kualitas rasa, kandungan gizi, dan nilai kesehatannya menjadikan kurma organik ini diminati di pasar lokal maupun internasional.

Syaikh Shalih Al Rajhi dan Warisan Kedermawanan

The Garden of Al Rajhi lekat dengan nama Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Al Rajhi, pengusaha besar Arab Saudi yang wafat pada 2011.

Syaikh Shalih Al Rajhi dikenal sebagai pengusaha sukses sekaligus filantropis yang memiliki perhatian besar terhadap kegiatan sosial dan keagamaan.

Salah satu bentuk kedermawanan yang dikenal luas adalah kebijakan menyumbangkan sebagian hasil panen kebun kurmanya. Dalam jumlah yang sangat besar, hasil produksi kebun dialokasikan untuk didistribusikan kepada lembaga-lembaga amal di seluruh Arab Saudi, serta ke berbagai negara Arab dan negara-negara Islam.

Selain itu, kurma dari Kebun Al Rajhi juga digunakan untuk mendukung program berbuka puasa bagi orang-orang yang berpuasa. Program ini menjadi salah satu kegiatan sosial yang terus dijalankan dan memberi manfaat bagi jutaan umat Islam.

Sebagian hasil panen tersebut juga rutin didistribusikan kepada jemaah Masjid Nabawi di Madinah Al-Munawwarah dan Masjidil Haram di Makkah, terutama untuk kebutuhan berbuka puasa pada bulan Ramadan. Program iftar di Masjidil Haram menjadi salah satu bentuk amal yang secara konsisten didukung oleh Al Rajhi Farms.

Praktik tersebut menjadikan Kebun Kurma Al Rajhi bukan sekadar ladang bisnis. Kebun ini juga menjadi ladang amal yang manfaatnya dirasakan oleh banyak jemaah dan masyarakat.

Jejak Bisnis dan Perbankan Syariah

Syaikh Shalih Al Rajhi juga dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan perbankan syariah modern.

Bersama saudara-saudaranya, yaitu Sulaiman bin Abdul Aziz Al Rajhi, Abdullah Abdul Aziz Al Rajhi, dan Mohammed Abdul Aziz Al Rajhi, ia ikut membangun jaringan bisnis yang kemudian dikenal melalui Al Rajhi Bank.

Al Rajhi Bank berkembang menjadi salah satu jaringan bank Islam besar di dunia. Kehadirannya menjadi simbol keberhasilan penerapan sistem keuangan syariah modern yang berlandaskan prinsip Islam, keadilan, dan keberlanjutan.

Jejak bisnis keluarga Al Rajhi menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi dapat tumbuh besar tanpa meninggalkan nilai-nilai syariah dan tanggung jawab sosial.

Kontribusi Sosial dan Pendidikan

Kekayaan keluarga Al Rajhi tidak hanya digunakan untuk ekspansi bisnis. Sebagian manfaatnya juga diarahkan untuk kegiatan sosial, pendidikan, dan pemberdayaan umat.

Salah satu kontribusi yang kerap disebut adalah pemberian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, termasuk pelajar dari berbagai negara Muslim.

Program tersebut mempertegas perhatian Syaikh Shalih Al Rajhi terhadap pembangunan sumber daya manusia dan penyebaran ilmu pengetahuan.

Pendidikan menjadi salah satu bidang penting dalam tradisi filantropi Islam karena manfaatnya dapat melahirkan generasi berilmu, mandiri, dan mampu memberi kontribusi bagi masyarakat.

Buraydah dan Tradisi Kurma Arab Saudi

Pohon kurma mendapatkan perhatian besar dari para petani di wilayah Qassim, khususnya Buraydah. Perawatan yang intensif dan pengalaman bertani yang diwariskan turun-temurun membuat kawasan ini berkembang menjadi salah satu pusat produksi dan ekspor kurma terpenting di Arab Saudi.

Tidak mengherankan jika Buraydah dikenal luas sebagai kota kurma. Berbagai jenis kurma unggulan diproduksi dan dipasarkan dari wilayah ini ke berbagai negara di dunia.

Keberadaan Kebun Kurma Al Rajhi semakin memperkuat reputasi Buraydah sebagai salah satu kawasan pertanian kurma paling maju dan produktif di Timur Tengah.

Bukan Sekadar Kebun Kurma

The Garden of Al Rajhi bukan hanya simbol kemegahan pertanian modern. Kebun ini juga menjadi contoh bagaimana kekayaan dapat dikelola secara produktif, bertanggung jawab, dan memberi manfaat luas.

Produktivitas pertanian, kelestarian lingkungan, ekonomi syariah, dan filantropi Islam berpadu dalam satu kawasan yang memiliki nilai historis serta sosial.

Kisah Kebun Kurma Al Rajhi dan Syaikh Shalih Al Rajhi menjadi pengingat bahwa kesuksesan tidak hanya diukur dari besarnya aset. Ukuran keberhasilan juga terlihat dari sejauh mana manfaatnya mengalir kepada umat dan masyarakat luas.

Warisan tersebut membuat The Garden of Al Rajhi tetap relevan sebagai inspirasi bagi dunia Islam, terutama dalam membangun ekonomi yang produktif, berkelanjutan, dan penuh keberkahan.

Tag SAUDI
Join WA Channel