Selasa, 02 Juni 2026 16 Dzulhijjah 1447 H 23.48 WIB Makkah 35°C
HAJI UMRAH

Kemenhaj Apresiasi Adahi, Daging Dam Jemaah RI Diprioritaskan untuk Palestina

NJ Oleh Neo Jurnalis 2 Juni 2026 3 menit baca

Hajiumrahnews.com — Pelaksanaan dam atau hadyu jemaah haji Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M mencatat capaian menggembirakan. Hampir 135 ribu jemaah Indonesia menyalurkan dam melalui program resmi Adahi yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Program Adahi menjadi kanal resmi pembayaran dan penyembelihan dam bagi jemaah haji, khususnya mereka yang melaksanakan haji tamattu’ dan qiran. Skema tersebut dinilai memberi jaminan pengelolaan yang lebih aman, tertib, dan akuntabel.

Selain menjamin proses penyembelihan sesuai ketentuan, daging hasil penyembelihan hewan dam tahun ini juga diprioritaskan untuk membantu warga Palestina.

Koordinator Bidang Bimbingan Ibadah dan Dam PPIH Arab Saudi, M. Afief Mundzir, menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung fasilitas pemotongan hewan dam Adahi di Makkah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026).

Menurut Afief, proses penyembelihan hewan dam pada Hari Tarwiyah berlangsung lancar. Capaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa tata kelola layanan haji Indonesia di bawah Kementerian Haji dan Umrah semakin memberi kemudahan bagi jemaah.

Pengelolaan Lebih Tertib

Afief menjelaskan, penggunaan jalur resmi Adahi membantu memastikan pembayaran dan penyembelihan dam dapat dipantau serta dipertanggungjawabkan. Sistem tersebut juga melindungi jemaah dari praktik tidak resmi yang berpotensi menimbulkan masalah.

Melalui Adahi, jemaah mendapatkan kepastian bahwa hewan dam disembelih di tempat yang ditentukan, melalui mekanisme resmi, dan sesuai ketentuan Pemerintah Arab Saudi.

Kemenhaj sebelumnya juga terus mengimbau jemaah agar tidak tergoda melakukan pembayaran dam melalui calo atau pihak yang tidak memiliki legalitas resmi.

Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Salah satu perhatian dalam pelaksanaan dam tahun ini adalah distribusi daging hasil penyembelihan. Daging dam jemaah Indonesia diprioritaskan untuk membantu warga Palestina sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

Langkah tersebut dinilai sejalan dengan semangat ibadah haji yang tidak hanya menekankan kesalehan individual, tetapi juga kepedulian sosial dan kemaslahatan umat.

Pelaksanaan dam melalui program resmi juga diharapkan dapat memastikan distribusi manfaat berlangsung lebih terarah dan menjangkau pihak yang membutuhkan.

Bagian dari Transformasi Layanan Haji

Kemenhaj menilai capaian hampir 135 ribu jemaah yang menyalurkan dam melalui Adahi menjadi bagian dari transformasi tata kelola penyelenggaraan haji Indonesia.

Layanan dam tidak lagi hanya dipandang sebagai urusan pembayaran individual, tetapi menjadi bagian dari sistem layanan ibadah yang harus dikelola secara aman, transparan, dan sesuai ketentuan syariah.

PPIH Arab Saudi terus melakukan pendampingan kepada jemaah, mulai dari edukasi kewajiban dam, pilihan pelaksanaan, hingga mekanisme pembayaran melalui jalur resmi.

Afief berharap pengelolaan dam yang semakin baik dapat memberikan ketenangan kepada jemaah dalam menyempurnakan ibadah haji.

Dengan tata kelola yang tertib, jemaah dapat lebih fokus menjalankan rangkaian ibadah, sementara pelaksanaan dam dapat berlangsung sesuai ketentuan dan memberi manfaat luas bagi sesama.

Join WA Channel