
Hajiumrahnews.com — Arab Saudi mengundang wisatawan Indonesia untuk menjelajahi Kerajaan melalui rangkaian event olahraga internasional sepanjang 2026. Ajang balap, lari marathon, hingga golf kelas dunia disiapkan sebagai magnet utama, seiring perubahan tren wisata global yang mengedepankan aktivitas fisik dan pengalaman autentik.
Saudi Tourism Authority menyebut awal tahun kini menjadi periode paling aktif bagi perjalanan wisatawan Indonesia. Olahraga tidak lagi sekadar tontonan, tetapi menjadi alasan utama bepergian lintas negara, dipadukan dengan eksplorasi budaya, wellness, dan wisata bermakna.
“Arab Saudi menangkap perubahan ini melalui beragam kalender olahraga internasional,” ujar Saudi Tourism Authority dalam keterangan resminya. “Perjalanan dipadukan dengan sport tourism, wellness, eksplorasi budaya, dan pengalaman autentik.”
Pada April 2026, Jeddah kembali menjadi sorotan dunia melalui Formula 1 STC Saudi Arabian Grand Prix yang digelar pada 17–19 April di Jeddah Corniche Circuit. Balapan malam di sirkuit jalan raya tersebut menyuguhkan panorama pesisir Laut Merah, lengkap dengan fan zone, hiburan, dan sajian kuliner internasional.
Sementara itu, Riyadh membuka kalender olahraga 2026 dengan Riyadh Marathon pada 31 Januari. Ajang ini mempertemukan atlet profesional dan pelari rekreasional, melintasi rute dari kawasan bersejarah Diriyah hingga pusat kota modern.
Selain itu, Dakar Rally akan berlangsung pada 3–17 Januari 2026, disusul WWE Royal Rumble di Riyadh pada 31 Januari. Saudi Darts Masters dijadwalkan 19–20 Januari, sementara LIV Golf Riyadh digelar 5–7 Februari dengan format inovatif pegolf kelas dunia. Premier Padel melengkapi kalender olahraga pada 9–14 Februari 2026.
Ragam ajang ini menempatkan Arab Saudi sebagai pusat sport tourism global, menarik wisatawan lintas minat olahraga dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Di luar kompetisi berenergi tinggi, wisatawan juga ditawarkan pengalaman santai melalui Yanbu Flowers and Gardens Festival, yang menghadirkan taman terbuka dan lanskap bunga tertata rapi.
Kemudahan akses turut menjadi faktor pendukung. Wisatawan Indonesia dapat memanfaatkan visa elektronik, termasuk Visa on Arrival bagi pemegang visa Amerika Serikat, Inggris, atau Schengen. Konektivitas penerbangan yang semakin luas memperkuat integrasi perjalanan olahraga, budaya, dan relaksasi.
“Pada awal 2026, kota-kota Saudi bergerak mengikuti ritme kompetisi dunia,” kata Saudi Tourism Authority. “Stadion, lintasan jalan raya, dan ruang publik dipenuhi pengunjung internasional.”
Melalui strategi ini, Arab Saudi menegaskan posisinya sebagai destinasi wisata global yang tidak hanya religius dan historis, tetapi juga dinamis dan relevan dengan gaya hidup wisatawan modern.