
Hajiumrahnews.com — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menunda pelaksanaan Seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kloter dan PPIH Arab Saudi di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Keputusan itu diambil menyusul bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat serta kesiapan teknis penyelenggaraan seleksi.
Penundaan diumumkan setelah Kemenhaj RI menggelar rapat koordinasi bersama jajaran pimpinan pada Rabu (3/12/2024). Menteri Haji dan Umrah RI, Irfan Yusuf, memberikan instruksi langsung untuk menunda pelaksanaan Computer Assisted Test (CAT) hingga situasi dinilai aman bagi para peserta.
Dalam arahannya, Gus Irfan mengungkapkan empati mendalam terhadap masyarakat yang tengah menghadapi bencana.
“Keselamatan dan ketenangan warga adalah prioritas utama. Kami menunda pelaksanaan CAT di Sumut, Sumbar, dan Aceh agar masyarakat fokus pada keselamatan dan pemulihan pascabencana,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa doa terbaik dipanjatkan bagi warga di tiga provinsi terdampak.
Meskipun terdapat penundaan regional, Kemenhaj memastikan bahwa seleksi PPIH Kloter tingkat nasional tetap berlangsung pada 4 Desember 2025. Seleksi dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia melalui Kemenhaj Kabupaten/Kota masing-masing.
Penundaan hanya diberlakukan khusus untuk wilayah yang mengalami bencana. Langkah itu diambil agar peserta dari tiga provinsi tersebut tidak terkendala akses maupun keselamatan selama proses seleksi.
Jajaran Kemenhaj menegaskan bahwa jadwal baru untuk Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh akan diumumkan setelah koordinasi teknis lanjutan bersama para pemangku kepentingan daerah. Penentuan jadwal juga akan mempertimbangkan perkembangan situasi di lapangan agar pelaksanaan berjalan optimal.
Kemenhaj RI mengajak masyarakat tetap waspada dan saling membantu dalam menghadapi dampak bencana alam di wilayah masing-masing. Pemerintah berharap proses pemulihan berjalan cepat dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan perlindungan bagi seluruh warga yang terdampak bencana,” tutup Gus Irfan.