
Hajiumrahnews.com — Gerakan nasional Gaido Connected terus menunjukkan konsistensi langkah dalam membangun ekosistem ekonomi syariah Indonesia. Pada Selasa (20/1/2026), sejumlah pegiat ekonomi syariah, akademisi, dan praktisi industri halal melakukan kunjungan ke kantor Gaido Travel untuk memperkuat sinergi program melahirkan 1 juta pengusaha ekonomi syariah di Indonesia.
Kunjungan tersebut berlangsung di Graha Gaido, dan menjadi bagian dari konsolidasi jejaring strategis lintas sektor, mulai dari ulama, akademisi, pelaku usaha, hingga institusi keuangan syariah.
Hadir dalam pertemuan tersebut Dr. Muhammad Rofiq, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Bidang Pengembangan Ekonomi Umat sekaligus Sekretaris Dewan Masjid Indonesia (DMI) Pusat. Ia juga tercatat sebagai pengurus DPP Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Bidang Industri Halal dan Ekosistem Haji, serta bagian dari DPP Muhammadiyah yang membina berbagai UKM pelaku usaha makanan halal.
Selain itu, turut hadir Dr. Firdaus Fanny Putra, profesional di bidang ekonomi syariah dan industri halal dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman internasional di Turki dan Malaysia. Saat ini, ia aktif sebagai dosen di IPMI International Business School serta pengurus DPP IAEI Bidang Industri Halal dan Ekosistem Haji.
Keduanya menyatakan ketertarikan kuat untuk terlibat aktif dalam program Gaido Connected sebagai ikhtiar kolektif membangun kemandirian ekonomi umat.
“Gerakan seperti Gaido Connected ini sangat strategis karena tidak hanya berbicara konsep, tetapi membangun ekosistem nyata dari hulu ke hilir,” ujar Dr. Muhammad Rofiq dalam diskusi di Graha Gaido.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Shalahudin Ahmad, Presiden Direktur Wakara, perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan emas berbasis wakaf produktif. Kehadirannya memperkuat diskusi terkait integrasi sektor riil, wakaf, dan ekonomi syariah berkelanjutan.
Dari jajaran internal Gaido Group, hadir M. Hasan Gaido, Founder dan CEO Gaido Group, Muhammad Ghazi, CEO Gaido Travel, serta Muhammad Ali Fikri, Komisaris Utama Gaido Bank Syariah.
M. Hasan Gaido menegaskan bahwa Gaido Connected dirancang sebagai gerakan nasional yang terbuka, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak nyata bagi umat dan bangsa.
“Gaido Connected adalah ikhtiar kolektif. Kami ingin menyatukan kekuatan ulama, akademisi, pelaku usaha, dan generasi muda untuk melahirkan 1 juta pengusaha ekonomi syariah yang berintegritas dan berdaya saing global,” ujar Hasan Gaido.
Menurut Hasan, kekuatan utama Gaido Connected terletak pada ekosistem yang telah dibangun Gaido Group selama lebih dari dua dekade, mulai dari sektor perjalanan haji dan umrah, perbankan syariah, logistik halal, ritel santri, hingga media dan filantropi.
CEO Gaido Travel, Muhammad Ghazi, menambahkan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci agar ekonomi syariah tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya. Tujuan akhirnya adalah memudahkan umat beribadah, berusaha, dan berdaya secara ekonomi dalam satu ekosistem yang saling menguatkan,” katanya.
Pertemuan di Graha Gaido ini menegaskan bahwa Gaido Connected bukan sekadar slogan, melainkan gerakan yang terus bergerak dan berkembang. Dengan keterlibatan tokoh-tokoh strategis dari MUI, IAEI, akademisi, hingga pelaku industri halal, program ini berpotensi menjadi salah satu motor penggerak utama ekonomi syariah nasional menuju Indonesia Emas 2045.