Manasik Haji Kunci Menggapai Haji Mabrur Terkoneksi dengan Kebaikan

Hajiumrahnews.com — Konsorsium haji khusus antara Gaido Travel dan PT Sari Ramada Arafah sukses menyelenggarakan manasik haji khusus 1447 H/2026 M pada 2–3 Mei 2026 di Hotel Kartika Chandra.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Melalui Manasik Haji untuk Menggapai Haji Mabrur yang Terkoneksi dengan Kebaikan.”

CEO Gaido Travel, Muhammad Ghazi, menegaskan bahwa keberhasilan ibadah haji sangat ditentukan oleh kesiapan dan pemahaman jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Manasik bukan sekadar teori, tetapi membentuk kesiapan mental, spiritual, dan kemandirian jamaah dalam menjalankan ibadah haji,” ujar Muhammad Ghazi.

Pembekalan Jamaah Secara Menyeluruh

Materi manasik dirancang secara komprehensif agar jamaah memahami seluruh rangkaian ibadah haji secara mendalam.

Pembekalan mencakup penguatan akidah, spiritualitas ibadah, tuntunan Rasulullah SAW, fikih haji kontemporer, hingga teknis perjalanan selama di Tanah Suci.

Jamaah juga diberikan pemahaman mengenai rangkaian puncak ibadah haji seperti wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga mabit di Mina sampai 13 Dzulhijjah.

Pemahaman tersebut diharapkan mampu membentuk jamaah yang siap secara ilmu, mental, fisik, dan spiritual.

Hadirkan Narasumber Berpengalaman

Manasik haji khusus ini menghadirkan sejumlah narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi di bidang haji dan pembinaan jamaah.

Beberapa tokoh yang hadir antara lain:

  • M Acung Wahyu membahas arahan pimpinan rombongan
  • M Hasan Gaido menyampaikan hal-hal penting dalam ibadah haji
  • Dedi Juandi membawakan kajian pensucian jiwa
  • Abdul Jabbar menjelaskan fikih haji dan umrah
  • Muh Firdaus Dencik membahas makna haji dan umrah
  • Masadi Sulthoni menjelaskan upaya meraih haji mabrur
  • Muhammad A Wahyu memaparkan teknis perjalanan haji 2026
  • Indra Matriandra membahas kesehatan jamaah haji
  • Erick Yusuf menyampaikan spirit dan motivasi haji
  • Daud Rasyid membahas keikhlasan dan kesabaran dalam meraih haji mabrur

Bangun Jamaah Mandiri

Pendekatan manasik yang menyeluruh diharapkan mampu membentuk jamaah yang memiliki niat lurus karena Allah SWT serta memahami ilmu manasik secara utuh.

Kesiapan fisik, mental, dan spiritual juga menjadi fokus utama agar jamaah mampu menjalankan ibadah secara mandiri dan khusyuk selama berada di Tanah Suci.

Pimpinan konsorsium dan seluruh panitia menyampaikan apresiasi kepada para narasumber serta seluruh tim yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

“Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, kelancaran, serta menjadi haji yang mabrur dan terkoneksi dengan kebaikan,” kata Muhammad Ghazi.