Atourin dan Gaido Matangkan Program Gaido Connected 2026

Hajiumrahnews.com — Manajemen Atourin menegaskan kesiapan menjalankan Program Gaido Connected 2026 dalam kunjungan resmi ke kantor Gaido Travel, Jakarta, Selasa (13/1/2026). Pertemuan ini menjadi tindak lanjut konkret atas penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) kedua belah pihak pada ajang Trade Expo Indonesia, Oktober 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Atourin memaparkan perkembangan peta jalan program 2026 yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Program tersebut mencakup penguatan platform pasar digital, pemanfaatan teknologi pariwisata, pengembangan keberlanjutan destinasi, penguatan akademi pariwisata, layanan penyelenggara perjalanan, serta berbagai layanan pendukung.

CEO Atourin, Benarivo Putra, menegaskan bahwa Gaido Connected menjadi model kolaborasi yang sejalan dengan visi Atourin dalam membangun pariwisata berbasis ekosistem.
“Gaido Connected menawarkan integrasi nyata antara teknologi, destinasi, pelaku usaha, dan komunitas. Ini bukan sekadar kolaborasi bisnis, tetapi pembangunan fondasi pariwisata halal yang berkelanjutan,” ujar Benarivo.

Ia menambahkan, pada fase awal 2026 Atourin akan memprioritaskan program-program yang dapat segera dieksekusi dan memberi dampak langsung bagi mitra serta masyarakat.
“Kami ingin memastikan roadmap ini tidak berhenti di konsep, tetapi benar-benar berjalan di lapangan,” katanya.

Selain Benarivo, jajaran manajemen Atourin yang hadir antara lain Direktur Operasional Reza Permadi, Direktur Komersial Wahyu Dwi Jaya, serta Indri selaku Expedition Lead. Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk pemetaan program jangka pendek, menengah, dan panjang yang dapat dikembangkan bersama Gaido Group.

Dari pihak Gaido, hadir Founder dan CEO Gaido Group Muhammad Hasan Gaido bersama CEO Gaido Travel Muhammad Ghazi, serta tim pengembangan Gaido Connected. Hasan Gaido menegaskan bahwa kolaborasi dengan Atourin merupakan bagian dari strategi besar Gaido dalam memperluas ekosistem ekonomi syariah nasional.

“Gaido Connected kami rancang sebagai gerakan ekonomi umat. Targetnya jelas, melahirkan satu juta pengusaha ekonomi syariah melalui ekosistem yang saling terhubung,” ujar Hasan Gaido.

Ia menjelaskan, Gaido Group mengintegrasikan berbagai unit usaha dalam satu ekosistem, mulai dari layanan perjalanan haji, umrah, dan wisata halal, perbankan syariah untuk tabungan umrah desa wisata, layanan kesehatan digital, hingga logistik halal dan media informasi haji dan umrah.

CEO Gaido Travel Muhammad Ghazi menambahkan bahwa sinergi dengan Atourin akan memperkuat sisi digital dan pemasaran destinasi halal.
“Pengalaman panjang Gaido di sektor haji, umrah, dan pariwisata halal akan kami kombinasikan dengan kekuatan teknologi Atourin agar ekosistem ini tumbuh lebih cepat dan terukur,” kata Ghazi.

Sementara itu, perwakilan tim pengembangan Gaido Connected menilai kerja sama ini membuka ruang kolaborasi lintas sektor yang lebih luas.
“Kami ingin memastikan setiap unit dalam Gaido Connected tidak berjalan sendiri, tetapi saling menguatkan dalam satu sistem,” ujar salah satu anggota tim Gaido Connected.

Sebagai langkah lanjutan, kedua pihak sepakat membentuk tim eksekusi bersama. Agenda awal yang disepakati antara lain kunjungan lapangan ke Kawasan Wisata Halal Baduy Outbound serta penguatan konsep pengalaman kuliner halal di Banten Restoran sebagai bagian dari perumusan paket prioritas Gaido Connected 2026.

Kolaborasi Atourin dan Gaido diharapkan mampu mempercepat digitalisasi pariwisata halal, pemberdayaan desa wisata, serta penciptaan wirausaha syariah yang berkelanjutan dan inklusif di Indonesia.