Gelombang Pertama Dimulai! 11 Ribu Lebih Jemaah Embarkasi Batam Berangkat April

Hajiumrahnews.com — Sebanyak 11.351 calon haji dari empat provinsi yang tergabung dalam Embarkasi Batam dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci mulai April 2026. Persiapan administrasi, kesehatan, hingga teknis penerbangan terus dimatangkan oleh Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Kanwil Kemenhaj Kepri Muhammad Syafii menyampaikan bahwa seluruh jamaah yang tergabung dalam Embarkasi Batam berasal dari Provinsi Kepri, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat.

“Seluruh jamaah yang tergabung dalam Embarkasi Batam berjumlah 11.351 orang dari empat provinsi yakni Kepri, Riau, Jambi, dan Kalimantan Barat,” ujar Syafii di Batam, Sabtu.

Rincian Jamaah Embarkasi Batam

Rinciannya meliputi:

  • Riau: 4.682 orang

  • Jambi: 3.762 orang

  • Kalimantan Barat: 1.858 orang

  • Kepulauan Riau: 1.085 orang

Dari 1.085 jamaah asal Kepri, sekitar 70 persen berasal dari Kota Batam sebanyak 643 orang. Sisanya tersebar di Tanjungpinang, Karimun, Natuna, Lingga, Kepulauan Anambas, dan Bintan.

Kloter pertama dari Kepri dijadwalkan masuk Asrama Haji Batam pada 21 April 2026 dan diberangkatkan keesokan harinya, 22 April 2026, menggunakan maskapai Saudia Airlines.

“Kami terus mematangkan persiapan untuk keberangkatan di April mendatang,” kata Syafii.

Persiapan Administrasi dan Kesehatan

Kanwil Kemenhaj Kepri telah menyelesaikan proses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH), validasi dokumen melalui SISKOHAT, serta pelaksanaan manasik haji berjenjang di tingkat kabupaten/kota.

Seluruh jamaah diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan, penetapan status istitha’ah, serta vaksinasi wajib guna memastikan kesiapan fisik sebelum keberangkatan.

Koordinasi juga dilakukan dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran layanan di Asrama Haji Batam serta operasional penerbangan.

 

NTT: Kuota 533 Jemaah, Tertua 91 Tahun

Sementara itu, Kanwil Kemenhaj Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan kuota haji 2026 sebanyak 533 orang, termasuk tambahan optimalisasi 17 orang dari DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Haji Reguler dan Sistem Informasi Haji Kanwil Kemenhaj NTT Fuaddus Salam menjelaskan bahwa kuota awal 516 orang terdiri atas 513 jamaah reguler, satu pembimbing KBIHU, dan dua petugas haji daerah.

“Alhamdulillah, NTT menerima tambahan 17 orang sehingga total kuota menjadi 533 orang,” ujarnya di Kupang.

Jamaah tertua berasal dari Kabupaten Manggarai Barat atas nama Maemuna Salasa berusia 91 tahun. Sementara jamaah termuda berusia 18 tahun dari Kota Kupang.

Keberangkatan jamaah NTT dijadwalkan:

  • 10 Mei 2026: Kupang–Surabaya

  • 11 Mei 2026: Masuk Asrama Haji

  • 12 Mei 2026: Berangkat ke Tanah Suci

NTT tergabung dalam Kloter 80 dan Kloter 81.

Tanah Laut: 408 Jamaah Berangkat Mei

Di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, sebanyak 408 calon haji dijadwalkan berangkat pada Mei 2026.

Wakil Bupati Tanah Laut H. Muhammad Zazuli mengatakan jamaah terbagi dalam dua kloter, yakni Kloter 9 pada 6 Mei 2026 dan Kloter 18 pada 19 Mei 2026, didampingi 12 petugas.

“Gunakan kesempatan emas ini untuk mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalankan dengan baik,” pesan Zazuli saat pembukaan manasik haji.

Pemberangkatan haji 2026 menunjukkan kesiapan pemerintah daerah dan pusat dalam memastikan pelayanan optimal bagi jamaah. Dari Embarkasi Batam hingga NTT dan Kalimantan Selatan, proses administrasi, kesehatan, serta pembinaan manasik terus diperkuat.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik menuju Tanah Suci, melainkan perjalanan spiritual yang menuntut kesiapan lahir dan batin.