WhatsApp Haramain Resmi Diluncurkan, Jamaah Bisa Lapor 24 Jam

 

Hajiumrahnews.com — Otoritas Umum Urusan Haramain resmi meluncurkan layanan “WhatsApp Haramain” sebagai kanal komunikasi langsung bagi jamaah di kawasan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Layanan ini memungkinkan pengunjung menyampaikan pertanyaan, memperoleh informasi, hingga melaporkan pengaduan selama 24 jam penuh.

Peluncuran ini menjadi bagian dari penguatan digitalisasi pelayanan di dua masjid suci. Mengutip laman ajel.sa, layanan WhatsApp Haramain menerima pertanyaan, masukan, serta laporan melalui nomor +966 125 746 236.

Kanal tersebut tersedia dalam tujuh bahasa, yakni Arab, Inggris, Prancis, Urdu, Turki, Melayu, dan Mandarin. Dukungan multibahasa ini diharapkan mempermudah komunikasi jamaah dari berbagai negara sekaligus meminimalkan hambatan bahasa dalam mengakses layanan.

Panduan dan Informasi Lengkap

Melalui WhatsApp Haramain, jamaah dapat memperoleh panduan lengkap mengenai layanan dan ketentuan yang berlaku di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Informasi mencakup berbagai aspek pelayanan selama pelaksanaan ibadah, mulai dari fasilitas hingga prosedur tertentu di area masjid.

Otoritas menegaskan bahwa kehadiran kanal digital ini merupakan bagian dari agenda transformasi sektor pelayanan jamaah. Program tersebut mengadopsi teknologi modern guna meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pengalaman pengunjung.

“Layanan ini dirancang untuk memudahkan jamaah memperoleh informasi serta menyampaikan laporan secara cepat dan langsung,” demikian keterangan otoritas sebagaimana dikutip dari ajel.sa.

Respons Cepat dan Terkoordinasi

Sebagai bagian dari penguatan sistem layanan, tim khusus disiagakan untuk memantau setiap pesan yang masuk. Respons diberikan secara instan dan terverifikasi, sementara unit terkait dikoordinasikan untuk menindaklanjuti laporan jamaah dengan cepat.

Otoritas berharap layanan ini dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengunjung, sekaligus memperkuat kepuasan jamaah terhadap kualitas pelayanan di kawasan Haramain.

“Transformasi digital ini bertujuan memastikan pengalaman ibadah yang lebih mudah, aman, dan terlayani dengan baik,” lanjut keterangan tersebut.

Para peziarah didorong untuk aktif memanfaatkan WhatsApp Haramain guna menyampaikan pertanyaan maupun keluhan selama berada di kawasan masjid suci. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan yang lebih responsif dan inklusif bagi umat Islam dari berbagai penjuru dunia.

Ke depan, otoritas memastikan akan terus mengembangkan inovasi layanan berbasis teknologi sebagai bagian dari misi melayani jamaah secara profesional dan berkelanjutan.