
Hajiumrahnews.com — Gaido Travel & Tours resmi memulai fase Program 2026 Take Off sebagai langkah strategis memperkuat konsolidasi cabang dan akselerasi ekosistem ekonomi syariah nasional. Program ini ditandai dengan rapat cabang dan ekosistem Gaido Group di kantor Gaido Travel Cabang Soreang, Bandung, pada Senin (27/01/2026), serta dilanjutkan kunjungan kerja Cabang Jambi ke kantor pusat di Graha Gaido, Jakarta Pusat, Kamis (29/01/2026).
“Rombongan dari Cabang Jambi yang dipimpin Kepala Cabang Ardi, S,H, yang juga seorang pengacara senior didampingi Muhammad Alfi Ardani, S.H. dan Alif Muhammad Ardani, S.H., M.H. yang merupakan ahli hukum ekonomi syariah, diterima langsung oleh Muhammad Ghazi selaku CEO Gaido Travel, Direktur Operasional Sulistian Mindri, dan Founder Gaido Group M. Hasan Gaido.”
Dalam diskusi strategis, Muhammad Ghazi memaparkan Gerakan Gaido Connected sebagai pengungkit utama lahirnya satu juta pengusaha ekonomi syariah di Indonesia.
“Gerakan Gaido Connected kami bangun untuk menciptakan konektivitas yang utuh, dari hulu ke hilir, agar ekonomi syariah tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Ghazi.
Ia menjelaskan, gerakan tersebut bertumpu pada empat pilar utama, yakni:
Terkoneksi di media sosial,
Terkoneksi dalam ekosistem ekonomi syariah Gaido Group,
Terkoneksi dalam bisnis syariah nasional, dan
Terkoneksi dalam bisnis syariah global.
Menurut Ghazi, sinergi antar-pilar ini menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan wirausaha syariah yang adaptif terhadap perubahan zaman.
Ghazi menegaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan atau take off bagi Gaido Travel yang telah memasuki usia ke-23 tahun dengan perizinan yang lengkap.
“Gaido Travel hari ini telah memiliki izin pariwisata, umrah, haji khusus, hingga franchise. Ini modal besar untuk melompat lebih tinggi,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh kantor cabang untuk memperkuat pemasaran konvensional dan digital, sekaligus menambah minimal 20 agen pemasaran atau Halal Travel Consultant (HTC) di masing-masing cabang agar perusahaan semakin adaptif dan berkelanjutan.
Dukungan terhadap Program 2026 Take Off juga datang dari ekosistem Gaido Group yang terintegrasi, antara lain melalui:
Tabungan dan pembiayaan haji–umrah melalui Gaido Bank Syariah,
Layanan vaksin meningitis melalui Digital Hospital,
Penyediaan oleh-oleh haji dan umrah lewat Santri Mart,
Pengiriman barang melalui Gaido Halal Logistic,
Pelatihan dan outbound di kawasan wisata halal Baduy, serta
Publikasi dan pemberitaan melalui Media Haji Umrah.
Ekosistem ini dirancang untuk mendukung layanan jamaah sekaligus membuka peluang usaha berbasis syariah di berbagai sektor.
Kepala Cabang Gaido Travel Jambi, Ardi, menyambut positif transformasi manajemen yang dinilai semakin progresif dan energik.
“Cabang Jambi telah berjalan lebih dari 12 tahun. Ini menjadi modal kuat untuk meningkatkan pemasaran, tidak hanya dari Jambi, tetapi juga lintas kota di Tanah Air. Keterlibatan Alfi dan Alif akan memperkuat tata kelola, kepatuhan regulasi, serta penetrasi pasar, khususnya di kalangan anak muda,” ujar Ardi.
Ia menambahkan, keterlibatan Alfi dan Alif diharapkan dapat memperkuat penetrasi pasar, khususnya segmen generasi muda yang semakin akrab dengan pemasaran digital.
Menutup pertemuan, Ghazi mengajak Cabang Jambi untuk menggenjot pendaftaran haji khusus yang tengah berjalan, serta aktif memasarkan paket i’tikaf Ramadan, umrah Syawal, dan paket umrah tematik sesuai tren permintaan jamaah.
“Tim kantor pusat siap mendukung penuh. Kita jadikan 2026 sebagai tahun take off agar Gaido Travel tumbuh besar dan memberi manfaat bagi umat, bangsa, dan negara,” pungkas Ghazi.