Prabowo Sahkan Ditjen Pesantren, Kemenag Rancang Lima Direktorat Strategis
Neo
2026-04-06 14:02:00
Nasional
HAJIUMRAHNEWS.COM, JAKARTA — Pemerintah resmi membentuk Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren sebagai bagian dari penguatan peran pesantren dalam sistem nasional. Pembentukan ini ditandai dengan penandatanganan Peraturan Presiden oleh Prabowo Subianto.
Kementerian Agama saat ini tengah mempersiapkan struktur kelembagaan baru tersebut dengan merancang lima direktorat strategis yang akan berada di bawah Ditjen Pesantren.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menyampaikan bahwa proses pematangan struktur dan tata kerja tengah dilakukan agar lembaga baru ini mampu menjawab kebutuhan dunia pesantren secara menyeluruh.
“Kami mencoba mendalami semua kebutuhan pesantren agar tidak ada yang tertinggal. Setidaknya ada tiga fungsi utama yang menjadi fokus, yaitu pendidikan, pemberdayaan, dan dakwah,” ujar Thobib.
Dalam rancangan tersebut, Ditjen Pesantren akan menaungi lima direktorat, yakni Direktorat Pendidikan Muadalah, Diniyah Formal, dan Kajian Kitab Kuning; Direktorat Pendidikan Ma’had Aly; Direktorat Pendidikan Diniyah Takmiliyah dan Pendidikan Al-Qur’an; Direktorat Pemberdayaan Pesantren; serta Direktorat Pengembangan Dakwah Pesantren.
Kelima direktorat ini dirancang untuk saling melengkapi dan menjawab kebutuhan pesantren di berbagai aspek, mulai dari pendidikan formal dan nonformal hingga penguatan ekonomi dan peran dakwah.
Thobib menilai pesantren memiliki potensi besar sebagai sumber daya nasional. Ia mencontohkan program Beasiswa Santri Berprestasi yang selama ini dinilai berhasil melahirkan lulusan dengan daya saing tinggi.
Peningkatan status Ditjen Pesantren dari eselon II menjadi eselon I juga dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor pesantren.
“Semakin besar organisasi, semakin besar pula perhatian yang diberikan. Hal ini untuk memastikan pesantren dapat berkembang lebih kuat di masa mendatang,” kata Thobib.
Melalui pembentukan Ditjen Pesantren, pemerintah berharap pengembangan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta penguatan dakwah pesantren dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.