Alhamdulillah! RKUD Pemprov Banten Resmi Pindah ke Bank Banten

0
107

HAJIUMRAHNEWS.COM – Per hari ini Pemprov Banten secara resmi telah memindahkan rekening kas umum daerah (RKUD) dari Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) ke Bank Banten, Jumat (28/5/2021).

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti bahwa RKUD Pemprov Banten kini telah resmi dipindahkan ke Bank Banten.

“Yes (sudah), Alhamdulillah,” ujar Rina saat dikonfirmasi.

Ia mengungkapkan, kebijakan pemindahan RKUD tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Nomor 580/Kep.126-huk/2021 tentang Penunjukan PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk Cabang Khusus Serang  Sebagai Tempat Penyimpanan Uang Milik Pemerintah Provinsi Banten.

Mantan Kepala BPKAD Kabupaten Lebak itu menuturkan, bahwa pemindahan RKUD merupakan komitmen yang selalu digaungkan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim. Agar rencana itu bisa terealisasi, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan  dari aspek sarana prasarana, regulasi dan administrasi.

“Sudah sangat jelas bahwa Pak Gubernur komitmen untuk melakukan pengembalian RKUD dari BJB ke Bank Banten,” tuturnya.

Pemprov Banten pernah menutup RKUD di Bank Banten pada April tahun lalu lantaran eks Bank Pundi itu ditetapkan sebagai bank dalam pengawasan khusus (BDPK). Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 580/Kep.144-HUK/2020 tentang Penunjukan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa  Banten (BJB), Tbk Sebagai Tempat Penyimpanan Uang Milik Pemprov Banten.

Meski demikian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut status tersebut pada Kamis (6/5/2021). Pencabutan dilakukan lantaran Bank Banten telah mampu memenuhi empat syarat yang diminta OJK. Keempatnya adalah restrukturisasi manajemen, penguatan permodalan, likuiditas dan penyelesaian kredit bermasalah.

Kabar Bahagia untuk Perkumpulan Urang Banten (PUB) dan Masyarakat Banten 

Perkumpulan Urang Banten (PUB), Penghimpun urang  Banten yang aktif dan bersama-sama meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan Masyarakat Banten, tahun lalu 15, 19, 29 Mei 2020 telah menginisiasi dan menggelar Fokus Group Discussion (FGD) Bank Banten dengan tujuan membuka wawasan terkait sejarah Bank Banten dan proses sampai balik nama bank pembanguan daerah Banten dan berdiskusi terkait tata kelola Bank Banten secara utuh baik dalam preses penyelamatan, penyehatan dan pengembangan Bank Banten serta menyusun rumusan dan kajian dari aspek akedimisi, ekonomi, politik dan sistem keuangan untuk menjadi rujukan dan solusi.

Hasil dari FGD Bank Banten pada Kamis 4 Juni 2020, telah dilaporkan kepada Gubernur Banten, Wahidin Halim oleh ketum PUB Ki Empik, Sekum, Ki Eden,  Waketum Perencanaan dan Anggaran, Ki Hasan Gaido. Waketum Bidang Ekonomi, Ki Rizkullah, Waketum Bidang Hukum, Ki Sukatma dan Waketum Bidang Sosial dan Agama, Ki Anang.

“Ini kabar bahagia untuk kita semua. Selamat kepada Bank Banten karena telah resmi dinyatakan RKUD dikembalikan lagi ke Bank Banten, maka inilah harapan Perkumpulan Urang Banten (PUB) dan masyarakat Banten menjadi kenyataan, sebagaimana hasil berdiskusi kita di FGD Bank Banten dan terima kasih kepada Bapak Gubernur, Wahidin Halim atas komitmennya.” Ujar Hasan Gaido yang bertindak sebagai moderator dalam FGD Bank Banten waktu itu.

Hasan Gaido pun menegaskan PUB sesuai komitmen awal akan mengawal Bank Banten bukan hanya sehat tapi menjadi kebanggaan Bank Urang Banten dan langkah berikutnya adanya harapan Bank Banten dirubah menjadi bank syariah.

“Kepada Urang Banten, saya mengajak masyarakat untuk bersama sama mendukung program Bank Banten agar semakin membaik, maju dan berkembang, yaitu dengan bersama-sama mari menabung dan bermitra dengan Bank Banten.” harap Hasan Gaido.