PPIU Dapat Gunakan Mock Up Pesawat untuk Media Manasik Umrah

0
57

HAJIUMRAHNEWS.COM — Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Makassar memiliki berbagai fasilitas yang sangat baik dalam menunjang pelayanan kepada masyarakat. Asrama Haji yang berada di Sudiang tersebut mampu menampung lebih dari seribu Jemaah dalam lima gedung baru. Selain akomodasi yang setara dengan layanan hotel bintang tiga, UPT Asrama Haji Makassar juga dilengkapi mock up pesawat. Fasilitas tersebut diresmikan oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, pada tahun 2018.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Nur Arifin melihat langsung berbagai fasilitas yang ada di dalam mock up pesawat tersebut. Nur Arifin kagum saat memasuki mock up yang dibuat detail sebagaimana pesawat Boeing Type 777-300-IIR tahun produksi 2017.

“Seluruhnya sama persis dengan pesawat yang sesungguhnya,” tutur Nur Arifin saat mendampingi Kunjungan kerja spesifik Panja Komisi VIII DPR RI ke UPT Asrama Haji Makassar, Sabtu (4/9/2021).

Nur Arifin meminta Kepala UPT Asrama Haji Makassar agar mock up pesawat tersebut dimaksimalkan sebagai media bimbingan manasik baik kepada Jemaah haji maupun Jemaah umrah. “Mock up pesawat ini sangat dibutuhkan dalam proses bimbingan manasik kepada jemaah umrah. Saya berharap jemaah sudah familiar dan tidak banyak kendala lagi ketika  berada di dalam pesawat saat perjalanan umrah,” kata Nur Arifin sambil melihat-lihat fasilitas mock up bersama Iqbal, Kepala UPT Asrama Haji Makassar.

Pesan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus tersebut sejalan dengan regulasi. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, PPIU wajib memberikan bimbingan kepada Jemaah umrah. Bimbingan yang dimaksudkan bukan hanya bimbingan ibadah tetapi ada juga bimbingan perjalanan dan bimbingan kesehatan.

“Data jemaah haji dan umrah mayoritas merupakan orang daerah yang belum pernah naik pesawat. Hal yang membuat kaget jemaah adalah toilet pesawat yang sempit dan sangat berbeda dengan toilet rumah, sehingga jemaah butuh latihan penggunaan toilet pesawat,” terangnya. “Jemaah umrah dapat menggunakan mock up pesawat ini bukan hanya untuk latihan penggunaan fasilitas tetapi dapat belajar bagaimana tata cara tayammum dan shalat sambil duduk di pesawat,” ujar Nur Arifin menambahkan.

Mock up yang hangarnya berada di dalam Asrama Haji Makassar tersebut memiliki kursi 90 seat. Di dalamnya terdapat lavatory atau toilet yang sama persis sebanyak dua unit. Selain itu mock up juga dilengkapi dengan bagasi barang sampel satu terbuka, control room, CCTV, air conditioned (AC), TV, baju pelampung, kantong oksigen, dan sabuk pengaman.

Kunjungan dalam rangka pengawasan pengelolaan Unit Pelaksana Teknis Asrama Haji pada Masa Pandemi tersebut bertujuan untuk melihat langsung pengelolaan dan pelayanan Asrama Haji kepada masyarakat pada Masa Pandemi ini. UPT Asrama Haji Makassar selama masa pandemi Covid-19 tetap membuka layanan dan digunakan pula sebagai tempat karantina pasien Covid 19.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin oleh Marwan Daspoan  yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, anggota Komisi VIII DPR RI sebanyak sembilan orang. Selain Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus hadir pula Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala UPT Asrama Haji Makassar, para Kepala Bidang Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam kunjungan kerja spesifik yang berlangsung pada 3-5 September itu ditekankan perlunya penguatan sarana prasarana pada UPT Asrama Haji Makassar. Selama kunjungan kerja, digelar pula pertemuan untuk evaluasi terhadap pelaksanaan pelayanan di Asrama Haji.  Hasil evalusi disebutkan bahwa pelaksanaan pelayanan di asrama haji selama masa pandemi dapat berjalan lancar sesuai aturan dan selalu berkoordinasi dengan Satgas Covid Provinsi Sulawesi Selatan. (ab/ab).

 

Sumber: kemenag.go.id