Arab Saudi memperpanjang larangan masuk di tengah ancaman varian COVID-19 baru

0
196
Seorang pria mengendarai sepedanya di depan pelabuhan laut Jeddah di Laut Merah pada 27 Desember 2020. Arab Saudi sedang memperpanjang akses ke Kerajaan melalui udara, darat dan laut di tengah ancaman virus korona baru.

RIYADH: Arab Saudi pada hari Senin mengatakan akan memperpanjang larangan masuk ke Kerajaan melalui udara, darat dan laut selama seminggu lagi.

Dalam pernyataan yang dilansir Saudi Press Agency (SPA), Kementerian Dalam Negeri mengatakan keputusan tersebut sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran varian baru COVID-19 yang telah terdeteksi di sejumlah negara.

Kasus-kasus luar biasa akan dibebaskan dari larangan masuk, dan warga non-Saudi diizinkan meninggalkan Kerajaan, kata pernyataan itu.

Ia menambahkan bahwa kementerian sedang menilai situasi saat ini dan penangguhan perjalanan dapat diperpanjang lebih lanjut, jika perlu.

Sementara itu, Kuwait pada Senin mengumumkan akan melanjutkan penerbangan ke negara itu mulai 2 Januari.
Dewan Menteri mengatakan perbatasan darat dan laut akan dibuka dari jam 9 pagi hingga 3 sore. dan keputusan tersebut akan ditinjau sesuai perkembangan terkait penyebaran virus corona

Strain baru virus muncul awal bulan ini di Inggris dan telah menjangkau beberapa negara di dunia, termasuk Timur Tengah.

Pada hari Minggu, Jordan mengkonfirmasi dua kasus varian virus korona yang sangat menular pada seorang pria dan istrinya yang telah tiba dari Inggris.

Lebanon sebelumnya mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka mendeteksi kasus pertama dari varian baru pada penerbangan yang tiba dari London.

Lebih dari 50 negara telah memberlakukan pembatasan perjalanan di Inggris sebagai akibat dari virus baru itu.