Tips Merencanakan Umrah Bersama Keluarga

0
1489

umroh-keluarga-1HAJIUMRAHNEWS – Menunaikan ibadah umrah tentu menjadi dambaan setiap muslim. Bahkan sebagian kalangan menganggapnya menjadi bagian dari gaya hidup. Tak heran bila kini banyak umat Islam berbondong-bondong ke Tanah Suci.

Setiap perjalanan umrah tentu memberi pengalaman tersendiri. Dan tentunya berbagai cerita selama berumrah membuat orang lain ingin bisa merasakan pengalaman tersebut. Terlebih keluarga besar, rekan kerja atau tetangga akan tergugah. Termasuk bagi mereka yang sudah menunaikan, pastinya ada keinginan untuk kembali ke Tanah Suci.

Pastinya, Anda pernah membayangkan betapa menyenangkan ketika bisa berumrah bersama keluarga tercinta. Sebab, ini merupakan sebuah pengalaman batin yang bisa Anda rasakan bersama keluarga. Sekarang ini, banyak biro travel yang menawarkan program umrah bersama keluarga. Dan nyatanya, program umrah keluarga ini paling banyak diminati.

Dimana banyak keluarga kalangan menengah ke atas yang mengalihkan waktu liburan mereka ke program umrah. Apalagi kini banyak biro travel yang menawarkan paket umrah plus wisata. Sehingga di samping ibadah umrah, sekaligus liburan. Namun ada pula yang memang mengalokasikan waktu secara khusus hanya untuk ibadah umrah.

Untuk bisa umrah bersama keluarga tercinta tentu membutuhkan biaya yang relatif besar, bergantung pada jumlah anggota keluarga yang bakal diajak. Karena itu, Anda musti bisa mengelola dan mempersiapkan finansial yang tidak kecil untuk membeli paket umrah bersama keluarga. Apalagi kini nilai tukar mata uang Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat terus melemah. Namun, jika sudah ada niat dan tekad yang kuat, Insya Allah semua masalah bisa teratasi.

Lantas bagaimana cara agar impian bisa umrah bersama keluarga bisa terwujud. Berikut adalah tips cerdas merencanakan keuangan untuk bisa umrah bersama keluarga, diantaranya:

Menghemat pengeluaran yang tidak penting

Pastinya, keperluan anggaran belanja rumah tangga setiap bulan sudah bisa direncanakan. Tentu ada hal-hal pengeluaran yang penting dan tidak penting atau belum dibutuhkan. Karena itu, sebaiknya mulailah dari sekarang untuk menghemat pengeluaran dengan mengurangi kebutuhan-kebutuhan yang tidak perlu. Belanjakan uang hanya untuk keperluan yang sangat dibutuhkan dan sesuai skala prioritas. Dengan demikian, Anda akan bisa menghindari dari perilaku membelanjakan uang tanpa perencanaan.

Contoh kecil misalnya, tentu tidak patut bila Anda merencanakan umrah bersama keluarga, tapi Anda masih sering mengajak keluarga jalan-jalan ke Mall untuk belanja sesuatu yang sama sekali tidak dibutuhkan. Artinya, bagaimana biaya umrah akan terkumpul, kalau Anda sendiri masih sering shopping atau jalan-jalan menghamburkan uang.

Tentu perilaku ini akan mengurangi tabungan biaya umrah. Berbeda jika Anda sedikit mengerem, menahan diri untuk tidak membeli atau mengkonsumsi sesuatu yang tidak perlu, maka biaya umrahbersama keluarga bisa lekas terkumpul.

Menyisihkan sebagian penghasilan

Menyisihkan sebagian penghasilan dengan cara menambungnya akan membantu mewujudkan rencana umrah bersama keluarga. Ada pula biro travel yang memberikan pilihan pembayaran dengan cara mencicil atau tabungan sesuai dengan waktu dan besaran cicilan yang disepakati.

Sebagai contoh misalkan, Anda akan mengikutsertakan lima anggota keluarga, maka setidaknya Anda musti mempersiapkan dana lima kali lipat dalam waktu dua tahun (24 bulan) atau lebih. Jika dikalkulasi harga paket umrah per orangnya misalkan sekitar US$ 2.000 atau setara dengan Rp 26 juta. (dengan kurs Rp. 13.000), maka dibutuhkan biaya sebanyak Rp. 130 juta.

Jika besaran biaya tersebut dibagi 24 bulan, maka Anda musti menyisihkan penghasilan sebesar Rp 5,4 juta setiap bulannya. Dan bila waktu 36 bulan maka setiap bulannya Anda harus menyisihkan penghasilan sekitar Rp 3,6 juta untuk ditabung.

Setidaknya dengan cara menyisihkan sebagian penghasilan, peluang untuk umrah bersama keluarga lebih besar kemungkinannya bisa terwujud. Sebab, jika sudah pasang niat yang kuat dan berusaha sungguh-sungguh, Insya Allah, akan ada pertolongan Allah bagi mereka yang bertekad untuk menunaikan ibadah umrah.

Manfaatkan penghasilan/gaji ke-13.

Boleh jadi, bagi Anda sebagai kaum pekerja, tentu ada yang namanya gaji ke-13 atau bonus tahunan atau apapun namanya. Yang jelas, sumber dana ini bisa dijadikan sebagai dana tambahan biaya umrah bersama keluarga. Jika Anda merencanakan menabung biaya umrah bersama keluarga dalam jangka waktu dua atau tiga tahun, maka setidaknya gaji ke-13 ini akan menambah saldo tabungan.

Melakukan investasi

Selain menyisihkan penghasilan dengan ditabung untuk biaya ibadah umrah, Anda juga bisa melakukan investasi. Tentu cara ini bagi mereka yang memiliki dana/aset atau usaha diluar penghasilan rutin. Dan hal ini harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Sebab tak jarang investasi yang kadang malah membuat Anda merugi.

Pun Anda harus teliti terkait jaminan halal dan peluang keberhasilan atas investasi tersebut. Anda juga musti bisa mengkalkulasi jangka waktu investasi baik jangka menengah maupun jangka panjang. Misalnya jual beli properti, emas, perkebunan, pertanian atau yang lainnya.

Menjalin kemitraan

Biasanya ada beberapa biro travel umrah yang membuka kesempatan bagi jamaah maupun masyarakat umum untuk bermitra sebagai pemasar. Karena yang dipasarkan adalah program umrah, maka konpensasinya tentu cukup lumayan untuk menambah pundi-pundi tabungan umrah bersama keluarga.

Bahkan ada beberapa biro travel yang menerapkan jika Anda bisa memberangkatkan dalam jumlah tertentu, semisal 30-40 orang, maka Anda bisa mendapat satu tiket umrah gratis sebagai bonusnya. Artinya, jika Anda berhasil melipatgandakan hingga lima kali lipat, maka Anda bisa berumrah bersama lima anggota keluarga tercinta tanpa harus mengeluarkan dana.

Gemar beramal sedekah

Banyak orang yang belum memahami konsep sedekah. Dimana masih dianggap sebagai ‘pengeluaran’, sebab memberi sesuatu/uang kepada orang lain. Padahal sejatinya sedekah, jika dilakukan dengan ikhlas merupakan memberi energi baik pada diri. Pasalnya, sebesar apapun yang kita sedekahkan, maka akan dibalas minimal sepuluh kebaikan.

Sebagaimana janji Allah SWT, barangsiapa yang melakukan kebaikan satu kali akan mendapat sepuluh kebaikan. Itu kalau menurut hitung-hitungan matematika, tapi sejatinya balasan Allah SWT bagi orang yang bersedekah, bisa jadi lebih dari itu.

Hanya saja, masih banyak orang yang menyangsikan keajaiban dan efek positif dari sedekah. Padahal, tak sedikit diantara orang-orang yang bisa menunaikan ibadah ke Tanah Suci, selain menyisihkan atau menabung sebagian hartanya juga lantaran gemar bersedekah.

Terus berdoa kepada Allah dan berikhtiar secara bersungguh-sungguh

Doa itu sumsumnya ibadah. Karena itu teruslah memohon kepada Allah SWT dan jangan pernah lelah untuk berusaha memujudkannya. Kalaupun uang belum mencukupi, masih banyak jalan yang Allah berikan untuk kemudahan berumrah. Ada saja rizki yang tidak disangka-sangka (min haitsu laa yahtasib). (Hayat Fakhrurrozi)