Polda NTT Himbau Masyarakat Agar Daftar Haji dan Umrah ke Travel Berizin

0
1241

Polda NTTHAJIUMRAHNEWS – Inspektur Pengawas Daerah Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Irwasda Polda NTT), Kombes Pol. Jhon Efri, menghimbau kepada masyarakat agar mendaftarkan perjalanan ibadah haji dan umrah kepada biro travel yang berizin dan professional. Pasalnya, disinyalir hingga saat ini masih banyak persoalan penipuan yang menimpa calon jamaah haji maupun umrah, terlebih lagi di daerah-daerah.

Terlebih, karena di NTT ini, kata Jhon Efri Islam merupakan minoritas, maka tidak boleh dicederai oleh para oknum yang kerap memberi janji-janji palsu atau para agen yang tidak punya izin dan tidak profesional. Selain itu, di NTT ini daya beli masyarakat masih rendah sehingga jangan sampai masyarakat kecil dan minoritas menjadi korban penipuan.

“Dengan banyaknya persoalan penipuan dengan iming-iming biaya murah dan janji-janji selangit, maka saya mengajak masyarakat luas, khususnya di provinsi NTT di mana saya bertugas, sebaiknya masyarakat memilih travel yang berizin dan professional,” kata Irwasda Polda NTT, Kombes Pol. Jhon Efri kepada hajiumrhnews.com dan Majalah Haji&Umrah (MHU) di kantornya saat acara sosialisasi Program 5 Pasti Umrah yang menjadi bagian dari Gerakan Selamatkan Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang digagas oleh MHU, Jumat (22/4) sore.

Terlebih kata Jhon, Polri sejak 2013 lalu sudah menjalin kerjasama dengan Kementerian Agama (Kemenag) dalam hal ini Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) dalam rangka penegakan hukum terkait penyelenggaraan haji dan umrah.

“Sehingga kalau ada biro travel yang tidak punya izin namun tetap beroperasi, sesuai MoU kami dan Kemenag, maka masyarakat bisa melaporkan kepada kepolisian. Kami akan proses kepada yang melanggar hukum dan menelantarkan jamaah apalagi penipuan,” tegasnya.

Setidaknya, Jhon yang pernah berumrah dan ibadah haji pada tahun 2015 lalu menggambarkan bahwa travel yang professional itu adalah biro travel yang memberikan pelayanan yang paripurna, sehingga member kepuasan, keamanan dan kenyamanan selama menunaikan ibadah di Tanah Suci.

“Tahun lalu saya umrah dan berhaji bersama Gaido Travel, Alhamdulillah saya merasakan nikmatnya dan puasnya beribadah karena layanan mereka yang handal dan professional baik sejak di Indonesia maupun selama di Tanah Suci,” ujarnya.

Ketua Bidang Umrah dan Wisata Muslim Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh), Muhammad Hasan yang turut serta dalam kegiatan sosialisasi tersebut membenarkan bahwa saat ini, pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar mematuhui imbauan pihak kepolisian terkait perjalanan ibadah haji maupun umrah.

“Kami dari asosiasi juga mendukung kegiatan sosiasilisasi ini, sehingga masyarakat makin sadar dan waspada dengan berbagai modus yang kerap dilakukan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dan hanya mencari keuntungan semata,” kata Hasan yang juga founder dari Gaido Travel ini.

Kegiatan sosialisasi program 5 Pasti Umrah –yang diluncurkan oleh Kemenag Juni tahun lalu ini, menjadi bagian dari kegiatan Roadshow ke 21 kota di seluruh Indonesia, Gerakan Selamatkan Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang dilakukan oleh MHU sejak 2015 lalu.

Sebelum menyambangi Kupang, NTT, kegiatan roadshow ini telah bertandang ke sejumlah kota diantaranya Padang, Bandung, Jakarta, Batam, Tanjung Balai Karimun, Pontianak, Mempawah, Banten, Jawa Barat dan Mataram Nusa Tenggara Barat. Dan kota berikutnya menyusul diantaranya, Denpasar Bali, Makassar, dan sejumlah kota di kawasan timur Indonesia. (hai)