Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) bersama Gaido Group; Jalin Sinergi Kuatkan Ekosistem Industri Halal di Indonesia

0
263

Hajiumrahnews.com –  Indonesia sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia menjadi sangat prospek dalam mengembangkan industri berbasis halal yang semakin menjadi tren dunia saat ini. Sejumlah brand kelas dunia sudah menghadirkan produk dengan identitas halal. Potensi pasarnya pun dari tahun ke tahun semakin meningkat. Pada 2015 saja, menurut Global Islamic Economic Report; Nilai ekonomi industri halal mencapai 1,8 triliun dolar AS.

Namun begitu disayangkan, masih dari laporan Global Islamic Economy Report tahun 2017-2018, Indonesia berada di posisi sebelas negara yang menjadi indikator perkembangan ekonomi Islam secara global. Posisi ini turun satu peringkat dibandingkan tahun 2016-2017. Padahal Indonesia adalah negara dengan konsumen terbesar produk makanan halal dunia dengan nilai ekonomi mencapai 197 miliar dolar AS.

Dr. H. Sapta Nirwandar, S.E., DESS selaku Ketua Indonesia Halal Lifestyle Center (IHLC) kepada hajiumrahnews, menjelaskan tentang kondisi dan potensi bisnis halal di Indonesia.

Dr. H. Sapta Nirwandar, S.E., DESS

“Kita merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, tetapi kita nomor sebelas. Mengapa? Salah satu ukurannya adalah ekosistem industri halal di Indonesia yang belum kondusif. Faktanya, perkembangan industri halal ini bukan hanya terjadi di negara mayoritas Muslim. Negara-negara dengan jumlah penduduk Muslim relatif sedikit justeru sudah mulai lebih dulu dan karena jeli melihat potensi besar pasar halal ini. ” jelas Sapta Nirwandar yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Penulis buku “Halal Lifestyle, Tren Global, & Peluang Bisnis” ini berharap melalui lembaga IHLC yang ia inisiasi bersama rekan-rekan pegiat halal lainnya dapat memberikan sumbangsih dalam membuka cakrawala bisnis di sektor halal lifestyle yang memiliki potensi sangat besar ini.

“Halal adalah lifestyle karena lingkupnya yang meliputi hampir semua aspek kehidupan kaum muslimin. Halal yang kental dengan filosofi religi ternyata memiliki makna yang sangat luas dan bisa diaplikasikan dalam berbagai sisi kehidupan, di IHLC saat ini kami konsen di 10 sektor; Halal Food, Halal Tourism, Fashion, Pharmaceuticals, Halal Cosmetics, Finance, Media & Recreation, Medical Care & Wellness, Education, dan Arts & Culture” ungkap Sapta Nirwandar.

Pada Jumat lalu (19/07) bertempat di Sekretariat IHLC berlangsung pertemuan dua visioner industri halal Indonesia, Dr. H. Sapta Nirwandar, S.E., DESS selaku Ketua IHLC dengan Muhammad Hasan Gaido selaku CEO Gaido Group sekaligus inisiator visi Indonesia Sentral Ekonomi Syariah Dunia.

Keduanya membahas tentang sinergitas dan kolaborasi dalam mencapai visi Indonesia Sentral Ekonomi Syariah Dunia dan Indonesia sebagai Mesin Ekonomi Halal Dunia (The Engine of Global Halal Economy). Salah satu elemen kunci yang akan diupayakan maksimal adalah tentang penguatan ekosistem industri halal di Indonesia.

Gaido Group merupakan sebuah holding company yang memfokuskan diri sebagai Integrated Syariah Business Corporate dengan 9 lini bidang usahanya meliputi; travel, finance, multimedia, property & construction, general trading, retail lifestyle, industry dan transportasi.

“Harapannya kami dapat turut menjadi pioneer penggerak bisnis ekonomi syariah di Indonesia; salah satunya di ekosistem industri halal dan Gaido Group sangat siap dengan ini, kami sudah lakukan dan komitmen” jelas Hasan Gaido.

Maka untuk itu dalam misi mempromosikan dan mewujudkan Indonesia sebagai Mesin Ekonomi Halal Dunia (The Engine of GlobalHalal Economy) IHLC rencananya akan menggelar Halal Economy Investment Forum di Dubai pada 14-16 September 2019 dan kemudian dilanjutkan di Jeddah, pada 17-20 September 2019.

Selanjutnya, pada 12-17 November nanti IHLC bekerja sama dengan Bank Indonesia akan menggelar “Indonesia International Halal Lifestyleconferance, Forum & Expo (INHALIFE) 2019” yang akan menghadirkan para pakar halal internasional di forum tersebut.

Di penghujung tahun 2019 , IHLC rencananya akan mengadakan pula Forum Group Discussion (FGD) tentang “Industri Halal Dunia serta Potensi dan Perkembangannya di Indonesia” bekerjasama dengan Perkumpulan Urang Banten. (Mrtz)