Mendikbud; Pendidikan Karakter dalam Islam Bermula Sejak di Kandungan

0
2046

HAJIUMRAHNEWS- Pendidikan karakter menurut ajaran Islam sebenarnya dimulai sejak periode prenatal, yakni ketika anak masih di dalam kandungan. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjjir Efendi saat menjadi pembicara Pengkajian Ramadhan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di kampus ITB-AD pad Senin (13/05).

Menurutnya, seperti kasus stunting yang harus diantisipasi sejak anak masih di dalam kandungan sehingga anak yang lahir dalam kondisi sehat dan baik.

Pembentukan sikap dan mental anak akan terlihat baik tidaknya dari sikapnya, sikap itu dasar pertama untuk melakukan sesuatu atau tidak,” kata Muhadjir.

Dia melanjutkan bahwa kalau seorang anak bersikap positif maka prilakunya positif, sebaliknya jika anak bersikap negative, maka prilakunya juga akan negatif. Sementara mental berkaitan dengan ketahanan seorang dalam menghadapi sesuatu. Artinya pendidikan karakter harus dibentuk sejak dini agar anak memiliki sikap yang positif dan mental yang baik, sebab semakin dewasa seorang anak maka semakin sulit dibentuk karakternya, karena karakternya yang sekarang sudah dibentuk sejak kecil.

Mendikbud yang menjadi pembicara pada sesi diskusi bertema ‘Reinvensi Pendidikan Nasional untuk Penguatan Karakter dan Keadaban Bangsa’ menegaskan, yang terpenting dalam pendidikan karakter adalah penanaman nilai. Jadi prilaku manusia berdasarkan pada nilai-nilai yang dijunjungnya.

Nilai ada tiga yakni kebenaran, kebajikan, dan keindahan, ukuran untuk mencapai kebenaran itu adalah logika,” kata Mendikbud.

 Sementara, pendidikan ada tiga hal yang harus dikerjakan. Diantaranya aspek efektid berkaitan dengan sikap, kognitif berkaitan dengan penanaman pengertahuan, dan psikomotorik dengan keterampilan yang halus atau kasar. Letak pendidikan karakter ada di tiga hal tersebut tetapi lebih dominan ada pada aspek afektif.

(RM)