Kemenag Sampaikan Konsep Toleransi Kepada Para Mantan Teroris

0
30

HAJIUMRAHNEWS- Dirjen Bimas Islam Kemenag paparkan konsep toleransi dan rahmatan lil ‘alamin kepada para mantan teoris. Acara yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulanan Terorisme (BNPT) mengundang sejumlah mantan narapidana kasus terorisme dan keluarganya. Kemenag berkesempatan mengisi sesi sosialisasi tentang sifat rahmatan lil ‘alamin agama Islam pada Rabu, (08/05) di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat.

Dalam pemaparan Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Muhammadiyah Amin, ada empat karakteristik rahmatan lil ‘alamin itu, yakni pluralis, humanis, dialogis, dan toleran. Keempat hal ini perlu dikomukasikan kepada para mantan napi teroris. Karena menurutnya keempat sikap beragama itulah yang sesuai dengan watak kebangsaan Indonesia.

Yang dimaksud dengan Pluralis adalah sikap beragama yang mampu menjalin relasi dengan siapapun tanpa pandang bulu, baik perbedaan agama, suku, bangsa, ras, atau hal yang membedakan seseorang dengan yang lain,” ungkap Muhammadiyah sebagaimana dirilis dari republika.co.id.

Amin melanjutkan, toleransi berarti memberikan kesempatan kepada kalangan yang berbeda untuk melakukan hal-hal yang diyakininya dengan aman dan damai. Sedangkan humanis merupakan sikap beragama yang mampu memanusiakan manusia serta menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM).

Dialogis menurutnya adalah sikap akomodatif terhadap pelbagai ragam pemikiran yang berbeda. Hingga semua persoalan dapat didiskusikan dengan baik tanpa jalan kekerasan. Sebagaimana Indonesia negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, dan baginya Indonesia memiliki beban moral untuk menyebarkan sikap rahmatan lil ‘alamin.

Dengan keempat karakteristik itu sikap beragama warga muslim pernah menuai pujian dunia, majalah Newsweek dan Time era 90-an pernah menyebut karakteristik Islam di Indonesia sebagai wajah Islam yang ramah” katanya lagi. (RM)