Sambut Milad ke-16, Adzikra Travel Berangkatkan 169 Jamaah Umrah Plus City Tour ke Dubai

0
462

foto adzikra

HAJIUMRAHNEWS – Sebagai salah satu travel haji dan umrah besar di Indonesia, Adzikra Travel terus konsisten memberangkatkan jamaahnya setiap saat.

“Setiap bulan, alhamdulillah kami konsisten memberangkatkan jamaah 4 sampai 5 kali,” ujar Founder Adzikra Travel, Bapak Ir. Ahmaddin Ahmad.

Adzikra Travel didirikan pada 26 Februari 2003. Dalam rangka menyambut Milad ke-16, travel ini akan memberangkatkan 169 jamaah yang terbagi pada dua kelompok. Kelompok pertama diberangkatkan pada hari Selasa, 5 Februari 2019 dengan city tour terlebih dahulu ke Dubai. Setelah itu, jamaah baru dilanjutkan ke tanah suci untuk umrah.

Tanggal, 6 Februari 2019, dilakukan pemberangkatan kembali. Kali ini, jamaah langsung diarahkan ke tanah suci untuk melakukan perjalanan umrah, tanpa city tour ke Dubai.

Menurut Bapak Ahmaddin, umrah milad ini memiliki nilai tersendiri dan selalu diselenggarakan setiap tahun.

“Umrah milad ini salah satu program unggulan kami,” ujar Bapak Ahmaddin.

Bapak Ahmaddin melanjutkan, dalam umrah milad ini, banyak kegiatan yang dilakukan pihak travel kepada para jamaah.

“Setelah acara dzikir dan doa, akan dilakukan undian bagi jamaah. Yaitu berbagi doorprize, voucher potongan umrah, dan yang menarik grandprize umrah gratis,” ujar Bapak Ahmaddin lebih lanjut.

Selain diadakan berbagai kegiatan di tanah suci, kata Bapak Ahmaddin, acara milad Adzikra Travel ini juga diadakan di dalam negeri.

“Insya Allah akan diadakan bulan Maret di Purwokerto dengan mengundang keluarga besar Adzikra yaitu para alumni. Kami ajak mereka untuk rihlah ke sana dengan rangkaian lokawisata, jalan sehat, dan tasyakur milad,” ujar Bapak Ahmaddin.

Sementara itu, menghadapi berbagai kasus penipuan umrah yang menimpa banyak jamaah, Bapak Ahmaddin berharap agar pemerintah lebih serius lagi untuk menerapkan kebijakan-kebijakan yang baik demi kelancaran proses pemberangkatan jamaah umrah.

“Dan mengurangi tingkat kriminalitas dalam hal penyelenggara umrah haji,” ujar Bapak Ahmaddin.

Sedangkan, soal aturan rekam biometrik yang dilakukan calon jamaah umrah sebagai syarat pengurusan visa umrah, menurut Bapak Ahmaddin, hal itu sangat memberatkan jamaah. Sehingga cukup berdampak pada gairah jamaah untuk berangkat umrah.

“Sebagian besar jamaah mengeluh dengan diberlakukannya biometrik oleh VFS Tasheel,” pungkas Bapak Ahmaddin.

Meski begitu, di umrah milad ini, Adzikra Travel tetap bisa memberangkatkan jamaahnya sedemikian banyak. Hal ini membuktikan bahwa masih banyak orang yang antusias untuk pergi umrah ke tanah suci, apapun kendala yang dihadapinya, dan menaruh kepercayaannya pada Adzikra Travel sebagai penyelenggara ibadah haji, umrah dan wisata halal. (*)

LEAVE A REPLY