Fasilitas VFS Tasheel Kurang Memadai, Banyak Dikeluhkan Jamaah

0
39
Kondisi antrean calon jamaah umrah di kantor VFS Tasheel Medan yang berlokasi di Cambridge City Square Medan. (dok)
Kondisi antrean calon jamaah umrah di kantor VFS Tasheel Medan yang berlokasi di Cambridge City Square Medan. (ilustrasi)

HAJIUMRAHNEWS – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan H Noor Fahmi menilai, fasilitas perekaman biometrik umrah di Banjarmasin tak memenuhi standar. Sementara jamaah yang datang sangat banyak, karena hanya ini satu-satunya yang ada di provinsi Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut tanpa sepengetahuan pihaknya, Kemenkum HAM, dan Imigrasi.

“Saya sudah ada mengontrol ke sana, ruangannya kecil, tidak memenuhi standar sama sekali,” ujarnya, sebagaimana dikutip dari Antara, Senin (31/12).

Menurutnya, jamaah yang datang sangat banyak, bahkan konon kabarnya, antrian pun sudah terjadi sejak subuh. Kendati begitu, kata Noor Fahmi, pihaknya tidak bisa bertindak apa-apa, hanya bisa memantau dan melaporkan kondisi tersebut apa adanya ke Kemenag Pusat.

Pasalnya, kata Noor, yang bisa menangani semua ini hanya Kementerian Agama pusat, dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi. “Karena ini keluhan semua provinsi, kita tunggu saja kelanjutannya, tapi kita yakin Kemenag Pusat pasti merespon,” ucapnya.

Noor Fahmi menambahkan, bahwa diperkirakan jamaah umrah asal Kalsel pada 2019 nanti akan mencapai sekitar 25 ribu orang. “Sangat besar minat berangkat ibadah umrah di daerah kita ini, sebab untuk menunaikan haji harus antri pluhuan tahun,” katanya.

Selama ini, kata Noor Fahmi, antrian untuk berangkat haji di Kalsel sudah lebih 100 ribu, padahal pertahunnya hanya dapat kuota sekitar 3.881 orang saja. “Makanya kita terus berupaya agar kuota haji daerah kita ditambah,” ujarnya. (hai/ant)

LEAVE A REPLY