Pemerintah Diminta Tetapkan Harga Minimum Paket Umrah

0
50

yusdih-gani-direktur-snw

HAJIUMRAHNEWS – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Selatan (Sulsel) gelar program Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamarah) di Ballroom Phinisi Claro Hotel Makassar, Senin (17/12).

Melalui kegiatan tersebut, Kanwil Kemenag Sulsel mengajak para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk bertukar pendapat agar pelaksanaan haji dan umrah semakin baik bagi masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan agar kualitas pelayanan haji dan umrah meningkat mulai dari pelayanan hingga perlindungan jemaah,” kata Kepala Kabidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel, Dr H Kaswad Sartono MAg.

Pada forum tersebut peserta Kanwil Kemenag Sulsel diminta memberikan teguran kepada travel yang masih menjual harga paket umrah di bawah dari harga referensi karena resiko merugikan masyarakat sangat besar.

“Dua bulan terakhir ini masih ada PPIU yang menjual paket dibawa harga referensi meski sudah ditegur namun mereka tetap saja menawarkan paket murah kepada masyarakat,” kata Direktur Utama PT Siti Namirah Wisata, H Yusdih Gani ST.

Yusdih Gani melihat jika harga paket umrah ditawarkan dibawa harga referensi maka masyarakat berpeluang besar dirugikan sebagaimana kejadian sebelumnya atau pun jika berangkat pelayanan tidak maksimal seperti jarak hotel terlalu jauh.

“Menurut saya memang lebih baik jika pemerintah tetapkan saja harga minimum untuk paket umrah bukan lagi harga referensi karena masih ada yang coba kucing-kucingan,” kata Yusdih Gani.

Ia memberi contoh program sembilan hari harga paket minimum ditawarkan bisa Rp 20 juta artinya tidak akan ada lagi PPIU yang jual di bawah harga tersebut sehingga tidak ada celah lagi bagi pelaku usaha umrah dan haji akali harga .

Hal yang sama juga disampaikan, Direktur Aliyah Wisata, HM Azhar Gazali saat dikonfirmasi Tribun Timur, Ia mengatakan bahwa pemerintah sebaiknya menetapkan harga paket umrah bukan lagi harga referensi.

“Yang kita inginkan adalah langkah preventif agar tidak ada lagi calon jamaah umrah yang tidak berangkat, untuk itu memang sebaiknya pemerintah tetapkan harga paket minimum saja,” kata Azhar Gazali sebagaimana dikutip Kemenag.go.id, Senin ?17/12).(*)

 

 

LEAVE A REPLY