CIU Insurance Gandeng Sapuhi Berikan Perlindungan Jamaah

0
197
Direktur Utama CIU Insurance, Luki Hermanto Wahjoe, Direktur Marketing CIU Insurance Nickolai Bayu Indrajasa, Ketua Umum Sapuhi, Syam Resfiadi, Ketua Koperasi Sapuhi Mekar Sukses, Adi Sofyan dan CEO STNT Internasional Ayoob Y Ancullia beserta tim foto bersama usai penandatanganan MoU di Jakarta, Senin (17/12).
Direktur Utama CIU Insurance, Luki Hermanto Wahjoe, Direktur Marketing CIU Insurance Nickolai Bayu Indrajasa, Ketua Umum Sapuhi, Syam Resfiadi,  Ketua Koperasi Sapuhi Mekar Sukses, Adi Sofyan dan  CEO STNT Internasional Ayoob Y Ancullia beserta tim foto bersama usai penandatanganan MoU di Jakarta, Senin (17/12).
Direktur Utama CIU Insurance, Luki Hermanto Wahjoe, Direktur Marketing CIU Insurance Nickolai Bayu Indrajasa, Ketua Umum Sapuhi, Syam Resfiadi, Ketua Koperasi Sapuhi Mekar Sukses, Adi Sofyan dan CEO STNT Internasional Ayoob Y Ancullia beserta tim foto bersama usai penandatanganan MoU di Jakarta, Senin (17/12).

HAJIUMRAHNEWS–PT Citra International Underwriters (CIU) Insurance menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Syarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi) dalam rangka memberi perlindungan kepada jamaah umrah maupun haji khusus. Nota kesepahaman antara keduanya ditandatangani oleh Ketua Koperasi Sapuhi Mekar Sukses, Adi Sofyan dan Direktur Utama CIU Insurance, Luki Hermanto Wahjoe di Jakarta, Senin (17/12).

Di tempat yang sama, CIU Insurance juga melakukan penandatanganan MoU dengan mitra strategisnya yakni STNT International untuk mengcover kebutuhan jamaah umrah terkait dengan layanan kesehatan selama di Tanah Suci. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan oleh Direktur Marketing CIU Insurance, Nickolai Bayu Indrajasa dan CEO STNT Ayoob Y. Ancullia.

Dalam pemaparannya, Nickolai menjelaskan CIU Insurance melalui kerjasama ini sekaligus merilis tiga jenis produk baru untuk melindungi jamaah umrah yaitu Asuransi Perjalanan Umrah Mabrur Sapuhi, VIP, dan VVIP.

Produk yang ditawarkan CIU Insurance ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada calon jamaah yang ingin membatalkan keberangkatan ke Tanah Suci karena alasan sakit keras atau meninggal dunia. Jamaah bisa mengklaim hal itu sejak 30 hari sebelum keberangkatan dan mendapatkan maksimal Rp10 juta.

Perlindungan juga meliputi risiko-risiko lainnya, di antaranya kecelakaan diri, penggantian biaya rawat jalan darurat, kehilangan barang, dokumen, keterlambatan bagasi, hingga biaya repatriasi dan evakuasi medis selama di Tanah Suci.

“Sejak menerbitkan produk asuransi perjalanan haji dan umrah pada akhir 2017 lalu, setidaknya CIU Insurance sudah melayani sebanyak 65 ribu jamaah haji khusus dan umrah dari total 1.200 klaim yang pernah diajukan,” kata pria yang akrab disapa Nicko ini.

Lebih detil Nicko menjelaskan, rata-rata pembatalan perjalanan umrah rata-rata disebabkan karena sakit. Bahkan, jika ada pasangan suami-istri yang salah satunya sakit, lalu membatalkan diri untuk berangkat, maka CIU akan mengganti kerugian yang dialami pasangan suami istri yang batal berangkat tersebut.

“Bahkan selama ini kita mengikuti alur kebiasaan klien dalam bertransaksi. Artinya, banyak yang klaim karena kami mudah pengklaimannya, hanya melalui WhatsApp, tanpa harus hardcopy selain resume medis. Tinggal difoto terus kirim ke kami,” ujarnya.

Sementara Ketua Koperasi Sapuhi Mekar Sukses, Adi Sofyan mengatakan, kerja sama ini merupakan pertama kali yang dilakukan Koperasi Sapuhi dengan pihak eksternal. “Kerjasama ini merupakan peluang yang sangat bagus bagi pihaknya untuk melindungi jamaah. Kami coba formulasikan apa yang dibutuhkan oleh koperasi sebagai produk yang cukup menutupi segala macam kebutuhan di dalam asuransi perjalanan umrah,” katanya.

Menurutnya, inilah upaya Sapuhi dengan menggandeng CIU Insurance lewat produknya yang inovatif dan kompetitif untuk melindungi jamaah.

Ketua Koperasi Sapuhi Mekar Sukses Adi Sofyan saat menandatangani MoU di jakarta, Senin (17/12)
Ketua Koperasi Sapuhi Mekar Sukses Adi Sofyan saat menandatangani MoU di jakarta, Senin (17/12) disaksikan oleh Ketua Umum Sapuhi Syam Resfiadi, Direktur Utama CIU Insurance Luki Hermanto Wahjoe dan Direktur Marketing CIU Insurance Nickolai Bayu Indrajasa dan CEO STNT International Ayoob Y Ancullia.

Saat ini, Sapuhi memiliki sekitar 200 anggota travel. Dimana dalam setahun terakhir memberangkatkan sekitar 130 ribu jamaah. Dengan ditandatanganinya kerjasama ini, kata Adi, jamaah semakin terlindungi. Semisal ada anak, istri, atau suaminya yang menjalani rawat inap menjelang keberangkatan umrah. Kemudian lantaran uang yang sedianya digunakan untuk keperluan umrah, dipakai untuk biaya pengobatan.

“Nah, dengan adanya kerjasama ini, kami berharap jamaah yang berangkat bersama travel di bawah naungan Sapuhi bisa lebih tenang menjalankan ibadah umrah,” ujarnya.

Ketua Umum Sapuhi, Syam Resfiadi yang turut hadir menyaksikan penandatanganan MoU menyampaikan sebanyak 65 anggota Sapuhi sudah menggunakan CIU Insurance. “Semoga kerjasama ini berjalan lancar, diridhoi Allah, dikehendaki Allah,” kata Syam berharap.

Sementara CEO STNT International, Ayoob Y. Ancullia dalam pemaparannya menjelaskan, dengan ditandatanganinya MoU ini, maka jamaah umrah yang menjadi mengantongi sertifikat CIU Insurance akan mendapat layanan kesehatan dari Albayt Medical Center di Tanah Suci. Jika jamaah tidak sehat atau sedang mengalami sakit demam, sakit gigi, pusing kepala dan lain-lain sebagainya bisa langsung mendatangi Albayt Medical Center di lantai 11 di Grand Zamzam Mekkah. Sedangkan ketika berada di Madinah bisa mendatangi Albayt Medical Center yang ada di seberang Masjid Nabawi.

“Cara mudah, cukup hanya dengan menunjukkan sertifikat CIU Insurance pada saat pendaftaran, setelah itu pasien langsung akan ditangani oleh tim dokter yang berpengalaman, tanpa harus membayar, karena sudah tercover asuransi CIU Insurance,” katanya. (hai)

LEAVE A REPLY