Thaif Bakal Jadi Kota Wisata Baru di Saudi

0
34

gerbang thaifHAJIUMRAHNEWS – Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kini terus mengembangkan proyek pariwisata bersejarah kawasan Souq Okaz di Taif. Untuk pengembangan kota baru tersebut, Saudi menggelontorkan dana sekitar lebih dari US$2 miliar, atau setara Rp 30 triliun.

Seperti dilansir Saudi Gazzete, proyek ini akan menampilkan museum, tempat rekreasi, hotel, sekolah dan pusat konvensi. Proyek ini merupakan kerja sama kerajaan dan swasta. Pihak swasta akan lebih banyak berperan dengan mengucurkan sekitar 89 persen dari total investasi.

Komisi Pariwisata dan Warisan Nasional Saudi (SCTH) mengungkapkan, anggaran yang disetujui untuk proyek di bawah Program Transformasi Nasional 2020 adalah SR815 miliar atau US$217 juta. Alokasi dana itu diperuntukkan ke proyek infrastruktur besar, di samping beberapa proyek budaya, rekreasi dan pendidikan.

Kawasan Souq Okaz terkenal sejak zaman dulu sebagai tempat pertemuan aneka suku di Saudi untuk berniaga dan bersilaturahmi. Bentuk modern saat ini Souq Okaz menggelar festival tahunan setiap bulan zulqaidah dalam kalender hijri.

Rencananya, lima proyek sektor publik utama termasuk museum pembelajaran interaktif; sebuah Museum Okaz; pusat pameran dan konvensi; Akademi syair Arab yang akan menyelenggarakan festival, acara-acara bersejarah, puisi, dan pameran teater sepanjang tahun; dan Okaz park – yang akan memiliki teater terbuka dan pusat kerajinan tangan.

Sementara Ke-18 proyek yang diperuntukkan bagi sektor swasta termasuk taman rekreasi, warisan dan desa-desa belanja, pasar terbuka, penginapan akomodasi, kamp ekologi, pondok-pondok warisan, pusat perbelanjaan, spa dan pusat perawatan, hotel, pusat bisnis, klub sosial, sekolah internasional, klub kesehatan, fasilitas olahraga, apartemen turis berperabot, kompleks pariwisata kesehatan, dan kompleks akomodasi turis.

Mega proyek ini diantisipasi untuk menciptakan lebih dari 15.000 pekerjaan, dan sekitar 80 persennya akan disediakan untuk pemuda Saudi. Salah satu pekerjaan itu adalah pemandu wisata yang di Taif sudah diisi oleh kaum wanita Saudi.

Shahad Al-Sufyani adalah wanita pertama yang menjadu pemandu wisata di Taif. Ia meyakinkan bahwa para wanita Saudi sudah siap menangani pekerjaan itu. “Sebagai pemandu wisata, saya bertemu dengan orang-orang dari berbagai budaya termasuk orang-orang hebat. Taif menjadi tujuan turis penting selama musim Haji dan Umrah, terutama karena bandara di kota ini menjadi salah satu kota internasional. ” katanya seperti dikutip Saudi Gazzete. (hai/*)

LEAVE A REPLY