Sembilan Bulan Pertama 2018, Aset CIMB Niaga Syariah Tumbuh 63,7 Persen

0
51
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara beserta jajarannya foto bersama Ketua Internasional Halal Center Nirwanda Sapta usai pembukaan Media Training Syariah di Bogor, Jumat (7/12).
Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara beserta jajarannya foto bersama Ketua Internasional Halal Center Nirwanda Sapta usai pembukaan Media Training Syariah di Bogor, Jumat (7/12).

HAJIUMRAHNEWS–Kinerja Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) sepanjang sembilan bulan pertama hingga per 30 September 2018 lalu begitu memuaskan. CIMB Niaga Syariah berhasil membukukan pertumbuhan aset mencapai 63,7% year-on-year (Y-o-Y) menjadi Rp 31,2 triliun. Pencapaian tersebut menempatkan CIMB Niaga Syariah sebagai UUS dengan aset terbesar di Indonesia.

Demikian ditegaskan Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara dalam sambutannya dalam pembukaan acara Media Syariah Training 2018, CIMB Niaga Syariah di Bogor, Jumat, (7/12).

Menurutnya, meningkatnya aset CIMB Niaga Syariah didorong oleh kinerja pembiayaan dan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Per 30 September 2018, total pembiayaan tercatat sebesar Rp 24,1 triliun atau naik 62,5% Y-o-Y. Penyaluran pembiayaan tetap diimbangi dengan asas kehati-hatian yang tercermin dari tingkat rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) sebesar 1,07%.

“Keikutsertaan kami dalam berbagai proyek infrastruktur pemerintah menjadi salah satu kontributor utama yang meningkatkan penyaluran pembiayaan di segmen Business Banking. Sementara di segmen Consumer Banking, kenaikan disumbang oleh pembiayaan perumahan yang terus tumbuh secara positif,” kata Pandji.

Sejalan dengan pertumbuhan pembiayaan, kata Pandji, penghimpunan DPK juga meningkat sebesar Rp 22,0 triliun atau tumbuh 30,3% Y-o-Y. CIMB Niaga Syariah juga terus meningkatkan DPK dengan menggenjot dana murah, di antaranya melalui kerja sama kartu debit Tabungan iB ON Account dengan HIJUP (HIJUP Membership Card) dan Ria Miranda (RMLC Affinity Card) untuk menggarap segmen komunitas muslim.

Dengan kinerja bisnis yang positif, lanjut Pandji, CIMB Niaga Syariah berhasil meningkatkan laba sebelum pajak (profit before tax/PBT) sebesar Rp 523,5 miliar atau naik 45,2% Y-o-Y. “Untuk menjaga profitabilitas dan keberlanjutan bisnis ke depan, kami akan memaksimalkan penawaran produk-produk unggulan kepada nasabah dan menghadirkan inovasi melalui produk-produk baru seperti CIMB Niaga Syariah Platinum Card,” ujar Pandji.

Selain menyampaikan kinerja CIMB Niaga Syariah, dalam Training yang berlangsung hingga Sabtu, (8/12) itu, Pandji juga mengajak para jurnalis untuk berperan meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat melalui media. Pasalnya, salah satu tantangan yang dihadapi perbankan syariah adalah awareness masyarakat terhadap berbagai produk dan layanannya.

“Kami melihat rekan-rekan jurnalis memiliki peran strategis untuk meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat. Karena itu, kami rutin menyelenggarakan Media Training tentang Perbankan Syariah untuk para jurnalis,” ujar Pandji.

Pandji menambahkan, selain memberikan bekal pengetahuan kepada para jurnalis, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi CIMB Niaga Syariah untuk menyerap aspirasi dan masukan konstruktif mereka melalui sesi focus group discussion (FGD).

“Kami menyadari beragam kemajuan yang telah dicapai industri perbankan syariah juga merupakan buah dari dukungan para jurnalis. Karena itu, pada kesempatan ini kami juga ingin menyampaikan terima kasih atas kemitraan yang selama ini terjalin,” kata Pandji. (hai)

LEAVE A REPLY