Ajakan Menjadi Penulis Buku “999 Messages from 999 Jamaah Haji & Umrah”

0
85
Para Jamaah Haji Sedang Melaksanakan Wukuf. (foto:ist)
Para Jamaah Haji Sedang Melaksanakan Wukuf. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS-Bisa melakukan ibadah haji atau umrah ke Tanah Suci merupakan dambaan setiap umat Islam, termasuk diri kita semua. Pastinya, ada banyak pengalaman yang mewarnai perjalanan suci tersebut. Walau terkadang hanya bisa dirasakan, dialami dan dijadikan pelajaran hidup sebatas bagi dirinya sendiri.

Lantas, kenapa pengalaman berharga itu tidak dibagikan kepada orang-orang lain agar mereka juga bisa membaca dan belajar dari pengalaman-pengalaman yang berharga tersebut? “Nah, berangkat dari situlah, kami mengajak bapak, ibu dan saudara untuk menjadi salah satu penulis dari 999 penulis buku yang akan kami beri judul 999 Messages from 999 Jamaah Haji & Umrah,” demikian ajakan Hajiumrah Academy sebagaimana tertulis dalam keterangan resminya yang diterima redaksi hajiumrahnews.com pada Senin, (3/12).

Kepala Tim Editor Agus Satoto mengatakan buku ini akan ditulis dalam bahasa Indonesia. Penulis atau kontributornya adalah siapa saja yang sudah pernah berhaji atau berumrah. “Di manapun kini berada, berapapun usianya, apapun pekerjaannya, atau apapun sukunya, namun jumlahnya dibatasi hanya 999 penulis saja,” ujarnya.

Menurutnya, dengan ikut menjadi penulis buku 999 Messages from 999 Jamaah Haji & Umrah ini paling tidak ada beberapa manfaat yang akan didapat para penulis. Di antaranya pertama, sebagai investasi amal dunia dan akhirat. Kedua, sebagai sumber amal yang insya Allah tak akan pernah putus selagi buku ini dibaca oleh jutaan umat Islam, baik yang sudah maupun belum menunaikan ibadah haji atau umrah.

Berikutnya yang ketiga, sebagai sumber ‘best practices’ atau ‘lessons learned’, khususnya bagi calon-calon jamaaah haji atau umrah. Keempat, sebagai legacy atau warisan sekaligus kenang-kenangan, sebab buku ini akan didaftarkan untuk mendapatkan pengakuan dari MURI dengan rekor jumlah penulis terbanyak dalam satu buku.

“Bahkan manfaat berikutnya yakni buku ini akan didaftarkan juga untuk mendapatkan pengakuan dari The Guinness Book of World Records dengan jumlah penulis terbanyak dalam satu buku. Nah, menjadi salah satu penulis buku ini tentu sebuah kebanggaan sekaligus kehormatan,” katanya.

Di sisi lain, kata Agus, penulis juga akan mendapatkan benefit lainnya yakni berupa bagi hasil keuntungan penjualan buku ini. “Selain itu masing-masing penulis akan memiliki hak komisi sebesar 35 persen jika ikut menjual buku yang akan dicetak full color ini, berapapun jumlahnya,” imbuhnya.

Adapun syarat utama untuk bisa menjadi salah satu penulis buku ini adalah sudah pernah berhaji atau berumrah. “Tahun berapapun dan usia berapapun,” tegas Agus.

Syarat lainnya, lanjut Agus, message atau pesan merupakan pengalaman/kesan terdalam secara individu, keluarga, atau secara kelompok sebelum, selama, atau setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Lebih baik lagi kalau pesannya mengandung nasehat atau inspirasi tentang kehidupan yang terkait dengan ibadah haji atau umrah. Penulis juga harus menyertakan foto diri, baik sedang sendiri maupun bersama pasangan, keluarga atau teman ketika menjalankan ibadah dan dilengkapi penjelasan terkait foto tersebut.

“Terkait jumlah kata dalam pesan yang ditulis, kami menyediakan beberapa pilihan paket,” kata Agus sembari meyakinkan bahwa pihaknya juga akan membantu dalam penulisan pesan tersebut bagi calon penulis yang memerlukan bantuan dalam menuliskan pesannya.

Ada paket yang hanya 100 kata, 250 kata, dan 500 kata. Namun bagi yang ingin menulis lebih banyak atau panjang, paket 1000 atau 1500 kata juga tersedia. Masing-masing paket ada biaya investasi yang berbeda.

Agus menambahkan bagi masyarakat muslim yang ikutserta dalam penulisan buku ini bakal mendapatkan bukti partisipasi berupa Acknowledgment of Participation (AoP) dari Gaido Communication selaku penyelenggara proyek penulisan buku ini. Di AoP ini dicantumkan hak-hak penulis dan hanya dicetak serta diberikan kepada setiap penulis.

Salah satu hak yang akan dinikmati oleh setiap penulis adalah hak royalti atau bagi keuntungan dari penjualan buku edisi ke 2 dan seterusnya. Hak ini akan berlangsung terus sampai ada kesepakatan buku ini tidak perlu dicetak lagi.

Lebih lanjut, Agus menegaskan, kesempatan untuk bergabung dalam penulisan buku yang akan menjadi duta atau ambasador semua penulis dan dibaca oleh jutaan umat Islam di seluruh Indonesia, di mana pun mereka berada, ini dibuka mulai hari ini sampai tanggal 17 Februari 2019.

Di samping itu, kata Agus, pihaknya juga membuka kesempatan bagi pelaku bisnis penyelenggaraan haji, umrah dan halal travel maupun bisnis-bisnis lainnya, termasuk perbankan untuk ikut berpartisipasi dalam program ini sebagai sponsor.

Jadi, bagi yang mau ikut silahkan hubungi Agus Satoto melalui telepon atau pesan WhatsApp di 081932100598 atau melalui email di agussatoto@gmail.com. Permintaan untuk ikut menjadi penulis akan dilayani berdasarkan sistem YNDYD (yang ndaftar duluan yang dipilih) dan pendaftaran menjadi penulis akan ditutup setelah jumlahnya mencapai 999. (hai/*)

LEAVE A REPLY