Pemerintah dan Komisi VIII DPR RI Sepakat Bentuk Panja BPIH 1440H/2019M

0
28

509435

HAJIUMRAHNEWS – Panitia Kerja (Panja) Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1440 H/2019 M akhirnya dibentuk berdasar kesepakatan Kementerian Agama (Kemenag) dengan Komisi VIII DPR RI. Panja ini dibentuk untuk membahas asumsi dasar dan komponen BPIH serta secepatnya dapat memulai pembahasan.

Pembentukan Panja tersebut menjadi salah satu butir kesimpulan yang mengemuka dalam Rapat Kerja (Raker) Pembahasan Awal BPIH 1440H/2019M antara pemerintah dan Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Senin (26/11).

“Pemerintah mengusulkan BPIH tahun 1440H/2019M sebesar 2.675 US Dollar, ada kenaikan sebesar 43  US Dollar,” kata Menag Lukman Hakim Saifuddin.

Menurut Lukman, kenaikan tersebut disebabkan tiga hal. Pertama, terkait pesawat udara.

“Sewa pesawat dan bahan bakar Avtur mengalami kenaikan,” jelasnya.

Kedua, pemerintah Arab Saudi telah menaikkan harga transportasi darat dari Mekkah ke Madinah juga sebaliknya serta dari Mekkah ke Jeddah dan sebaliknya.

“(kenaikan ini dilakukan) karena mereka ingin meremajakan bis-bis yang digunakan jamaah,” jelas Menag lebih lanjut.

Ketiga, ada upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah khususnya di Arafah.

“Tahun 2019 nanti (tenda jamaah di Arafah) akan kita lengkapi dengan penyejuk udara atau AC,” ujar Menag.

Menurut Menag, sebenarnya, kenaikan riilnya mencapai 148 US Dollar, tapi pihaknya mencoba untuk menyeimbangkan dengan komponen indirect cost.

“Sehingga yang harus dibayar jamaah hanya 43 US Dollar,” jelas Menag lebih lanjut.

Tapi, kata Menag, ini baru usulan dari pemerintah dalam pembicaraan pendahuluan BPIH 1440H/2019M bersama DPR RI yang akan dibahas di Panja BPIH, sehingga kemudian menyepakati berapa biaya haji yang rasional untuk tahun 2019.

Menag berharap, akhir Januari 2019 BPIH 1440H/2019M sudah bisa ditetapkan.

“Kita berharap, selama Desember ini  BPIH 1440H/2019M secara intensif dilakukan pembahasan,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY