Menag Mulai Bahas Evaluasi Haji 1439/2018M dengan DPR

0
32

509430

HAJIUMRAHNEWS – Hari ini, Senin (26/11) Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin bersama Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perhubungan menggelar Rapat Kerja (raker) membahas evaluasi penyelenggaraan haji tahun 1439H/2018M. Raker digelar di Gedung DPR RI Komplek Parlemen Senayan Jakarta.

Hadir mendampingi Menag, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) M Nizar, sejumlah pejabat Ditjen PHU, Sekjen Kementerian Kesehatan Oscar Primadi dan Dirjen Perhubungan Udara kemenhub Polana Banguningsih Pramesti.

Menurut Menag,  angka jamaah yang wafat pada penyelenggaraan haji tahun ini berjumlah 386 jamaah.

“Jauh berkurang dari tahun 2017 sebanyak 658 jamaah yang wafat,” ujar Menag.

Menurut Menag, jumlah jamaah haji tahun 2018 yang berhak mendapat asuransi  berjumlah 447 orang. Menurutnya, yang sudah diajukan klaim 441 orang.

“Telah dibayarkan sebanyak 351 orang, sebanyak 72 klaim dalam proses pembayaran asuransi, dan 18 ditunda karena rekening sudah tidak aktif,” ucapnya.

Ia menjelaskan, jamaah yang berhak mendapat asuransi jiwa adalah jamaah haji yang wafat sejak keberangakatan dari tempat tinggal menuju embarkasi sampai dengan kembali lagi setelah ibadah haji sampai ke tempat tinggal masing-masing.

Sementara itu, Sekjen Kemenkes Oscar Primadi mengatakan, Indonesia tahun 2018 memperoleh 3 penghargaan Penyelenggaraan Kesehatan haji dari pemerintah Arab Saudi. Penghargaan itu diberikan atas inovasi dalam upaya promotif preventif Indonesia bagi jamaahnya.

“Ini tidak terlepas dari kekompakan dan kinerja bersama lembaga terkait selama di Tanah Air dan Tanah Suci,” tutur Primadi.

Ia menyampaikan, selesai masa operasional haji tahun ini, tersisa 54 jamaah haji dirawat di RS Arab Saudi (32 di Madinah, 21 di Mekkah, dan 1 di Jeddah).

“Dan sampai saat ini, masih terdapat 1 orang jamaah haji yang dirawat di RS An Nuur Makkah berasal dari Kloter 74 SUB,” jelasnya.

Pada kesempatan sama, Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, On Time Performance (OTP) angkutan udara tahun 1439H/2018 fase keberangkatan secara keseluruhan adalah 94,67% dan fase Kepulangan adalah 87,57%. Ia menilai OTP tahun ini cukup bagus.

“Survey kepuasan haji BPS tahun 2018, berdasar jenis pelayanan, indeks tertinggi dicapai pada jenis pelayanan transportasi bus antar kota dengan Indeks 88,25%,” ucapnya. (*)

LEAVE A REPLY