Kemenag Dukung Pemprov DIY Miliki Embarkasi Haji

0
16
Dirjen PHU Nizar saat memberi sambutan saat Rapat Kerja dengan Pemprov DIY di Yogyakarta, Selasa (10/11)
Dirjen PHU Nizar saat memberi sambutan saat Rapat Kerja dengan Pemprov DIY di Yogyakarta, Selasa (6/11)

HAJIUMRAHNEWS-Keinginan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memiliki asrama haji embarkasi sendiri semakin kuat, setelah proses pembangunan bandara baru Yogyakarta. Bahkan, keinginan itu disambut positif oleh Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Nizar, saat Rapat Kerja di Yogyakarta, pada Selasa (6/11) sore.

Menurut Nizar, roadmap pengembangan asrama haji di Indonesia dengan meningkatkan status asrama haji yang sudah ada dan pembangunan baru sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kemenag sedang melakukam upgrade asrama haji dari status asrama haji transit ke asrama haji antara. Dan dari antara menjadi asrama haji embarkasi, bahkan langsung membangun asrama haji embaraksi seperti yang akan dilakukan di Kertajati,” katanya, sebagaimana dilansir laman resmi Kemenag, pada Rabu (7/11).

Nizar menyarankan agar Pemprov DIY bisa meniru konsep yang dikembangkan oleh Pemprov Jawa Barat dalam pembangunan asrama haji. Rencananya Jawa Barat membangun asrama haji embarkasi di Kabupaten Indramayu dengan status tanah hibah.

Menurutnya, persyaratan penetapan embarkasi haji diantaranya pertama, harus memiliki bandara internasional. “Kedua, bandara harus memiliki slot time penerbangan ke Arab Saudi. Dan ketiga harus memiliki asrama haji,” ujarnya.

Khusus bandara yang disiapkan, Nizar menyarankan agar mampu didarati pesawat berbadan besar. Hal itu demi efisiensi biaya haji karena pesawat memiliki kapasitas lebih dari 400 seat tiap kloternya.

Nizar menegaskan perlu kolaborasi dan sinergi yang baik antara Pemprov DIY dan Kemenag untuk mewujudkan asrama embarkasi haji Yogyakarta. Secara prinsip kedua pihak sepakat membangun asrama haji embarkasi di Yogyakarta dan saling mendukung sesuai kapasitas masing-masing lembaga. (gie/hai)

Reporter: Firgi Nurdiansyah

Editor: Hayat Fakhrurrozi

LEAVE A REPLY