Arfi Hatim : Kemenag akan Bentuk Satgas Umrah

0
207
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Muhammad Arfi Hatim. (foto:ist)
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Muhammad Arfi Hatim. (foto:ist)

HAJIUMRAHNEWS – Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, M. Arfi Hatim menegaskan, pihaknya akan membentuk satuan tugas penanganan masalah penyelenggaraan umrah (Satgas Umrah). Adapun nota kesepahaman pembentukan satgas ini masih dalam pembahasan bersama lintas kementerian dan lembaga.

Menurut Arfi, nota kesepahaman ini akan melibatkan Kementerian Perdagangan, Pariwisata, Luar Negeri, Hukum dan HAM, serta Kementerian Kominfo. Selain itu, dalam Focus Grouup Discussion (FGD) akan dilibatkan juga pihak Otoritas Jasa Keuangan, PPATK, dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional. FGD dihadiri oleh utusan dari masing-masing Kementerian/Lembaga Negara (K/L).

“Ada sejumlah persoalan yang muncul dalam penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia. Untuk itu dibutuhkan koordinasi dan konsolidasi dari para pihak untuk pencegahan dan penanganannya,” terang Arfi Hatim di Jakarta, Senin (5/11).

Arfi menambahkan, nota kesepahaman ini perlu untuk meningkatkan komitmen dan koordinasi K/L dalam melakukan penanganan masalah umrah. Harapannya, penanganan masalah bisa lebih terintegrasi dan sistematis sehingga potensi permasalahan bisa diminimalisir.

Beberapa isu yang muncul dalam pembahasan adalah terkait perbedaan Satgas Umrah ini dengan Satgas Waspada Investasi (SWI). Arfi pun menjelaskan bahwa nota kesepahaman ini bersifat khusus menyangkut persoalan penyelengaraan umrah.

“Nota kesepahaman ini bersifat khusus, dibentuk untuk lebih fokus pada penanganan masalah umrah. Kalau SWI lebih umum, menyangkut beragam bentuk penghimpunan dana masyarakat dan investasi,” tuturnya.

Melalui nota kesepahaman ini, kata Arfi, diharapkan bisa dilakukan deteksi dini terkait aktivitas investasi dalam pengelolaan dana umrah yang dihimpun dari masyarakat. Faktanya, di antara persoalan yang muncul adalah aktivitas Non-PPIU yang melakukan penggalangan dana umrah.

“Nota kesepakatan ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerjasama antara Kementerian Agama dengan K/L terkait,” tuturnya. (hai)

LEAVE A REPLY