Revisi UU Haji Umrah Memasuki Tahap Akhir

0
88
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily

HAJIUMRAHNEWS – Revisi Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah telah memasuki tahap akhir. Diharapkan UU ini dapat disahkan pemberlakuannya pada tahun 2018. Menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, revisi ini adalah usulan masyarakat dan Komisi VIII DPR berkewajiban untuk menuntaskannya.

“Revisi UU tersebut adalah karena pada regulasi sebelumnya soal terkait umrah tidak diatur secara spesifik sehingga perlu untuk diatur,” ujar politikus Golkar tersebut di Jakarta, Selasa (9/10).

Apalagi, kata Ace Hasan, beberapa waktu terakhir banyak terjadi kasus umrah di mana jamaah menjadi korban. Selain itu, ujar dia, dengan revisi UU ini maka juga akan memiliki payung hukum yang diperlukan untuk mengawasi biro travel umrah dan haji.

Sebelumnya, Kementerian Agama sudah mengkaji delapan inovasi haji untuk penyelenggaraan ibadah haji pada 2019 seiring selesainya pelayanan haji tahun ini.

“Delapan inovasi itu terkait fasilitas untuk jamaah. Salah satunya, ada upaya perluasan jalur cepat atau fast track jamaah haji,” ujar Menag kala itu.

Menurut Menag, lewat lintasan cepat maka jamaah haji akan segera menuju hotel begitu mendarat di tanah suci. Tidak akan ada waktu tunggu yang terlalu lama sehingga pendorongan jamaah bisa cepat.

Selanjutnya, kata dia, sistem sewa hotel di Madinah seluruhnya akan menggunakan sistem full season sehingga bisa mengatur dan memastikan penempatan jamaah sejak awal.

“Mudah-mudahan sebelum 2018 berakhir evaluasi dan laporan selesai,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY