Ketum AMPHURI Kunjungi PPIU Anggotanya di Palu

0
49
Ketua Umum DPP AMPHURI Joko Asmoro dan DPD AMPHURI Sulampua Azhar Ghazali mengapit pimpinan PPIU PT Annisa Sam Alamin, Sabaruddin usai pertemuan di Makassar, Senin (8/10).
Ketua Umum DPP AMPHURI Joko Asmoro dan DPD AMPHURI Sulampua Azhar Ghazali mengapit pimpinan PPIU PT Annisa Sam Alamin, Sabaruddin usai pertemuan di Makassar, Senin (8/10).

HAJIUMRAHNEWS–Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI), Joko Asmoro sengaja terbang ke Makassar untuk menemui anggota AMPHURI yang berkedudukan di Palu. Lantaran, Sabaruddin, sang owner PT Annisa Sam Alamin, anggota AMPHURI ini tengah berada di Makassar, Joko pun meminta kepadanya untuk bisa bertemu di salah satu rumah makan di kawasan jalan Andi Pettarani, Makassar.

“Karena kebetulan yang bersangkutan lagi ada di Makassar bersama keluarganya, maka kita bisa ketemu di sini (Makassar) untuk bisa berbagi informasi dan berdiskusi tentang bagaimana langkah-langkah ke depannya,” kata Joko saat ditemui hajiumrahnews.com di rumah makan Ujung Pandang, tempat berlangsungnya pertemuan pada Senin, (8/10).

Memang, kata Joko, kunjungannya ke Kota Palu selain untuk menyerahkan bantuan untuk rehabilitasi masjid yang terkena dampak gempa tsunami Palu-Donggala, ia juga mengagendakan secara khusus untuk bisa bertemu dengan anggota AMPHURI yang berdomisili di Palu. Kebetulan, lanjut Joko, PT Annisa Sam Alamin beralamat kantor di Jalan Kemiri nomor 7, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, kawasan yang juga terdampak gempa 7,4 pada skala richter pada Jumat, (28/9) lalu.

Dalam pertemuan itu, Sabaruddin mengaku hingga sampai hari ini, dirinya belum berani beroperasi kembali. Selain faktor keamanan, kata Sabar, ada banyak hal yang harus dibenahi dan diselesaikan. “Alhamdulillah, sekeluarga kami selamat, namun kami rasa masalah trauma yang membutuhkan waktu yang tidak sebentar, begitu pula dengan karyawan, kalau soal urusan materi itu bisa dicari lagi,” kata Sabar usai menceritakan bagaimana kondisi saat gempa terjadi.

Sabar pun menuturkan bagaimana mencekamnya ketika gempa berlangsung. Tak terkecuali, pasca gempa, dimana masing-masing orang baru menyadari bahwa kala gempa terjadi saling menyelamatkan diri sendiri dan baru sadar usai gempa itu berlalu. Belum lagi ketika ia harus menenangkan korban lain yang kehilangan sanak saudaranya.

“Kita saling mencari, belum lagi alat komunikasi tidak berfungsi, aliran listrik mati, mencekam sekali. Alhamdulillah, akhirnya kami bisa berkumpul kembali bersama keluarga,” tutur Sabar yang sempat terpisah dengan keluarga karena posisi masing-masing tidak pada tempat yang sama.

Mendengar kisah pilu itu Joko Asmoro yang didampingi Ketua DPD AMPHURI Sulampua Azhar Ghazali beserta jajarannya dan ustadz Zacky Mirza dalam kesempatan itu, menyampaikan kalau memang belum ajalnya tiba, begitulah Kuasa Allah. “Insya Allah sahabat-sahabat AMPHURI yang ada di Sulawesi, Ambon dan Papua serta di seluruh Indonesia akan ada di belakang Pak Sabar untuk bangkit kembali,” katanya memberi semangat.

Lebih lanjut, Joko mengingatkan dan mengajak para anggota AMPHURI untuk terus memberikan dukungan, dalam berbagai hal kepada korban gempa dan tsunami, terlebih kepada anggota AMPHURI, sebagaimana yang dialami pemilik biro travel Annisa Sam Alamin. Pun terhadap biro perjalanan haji umrah yang lainnya.

Rencananya, Sabaruddin yang saat itu berada di Makassar akan turut serta kembali ke Palu untuk melihat kondisi terakhir kantornya yang ada di kawasan Palu Barat. Namun karena terkendala teknis, akhirnya ditunda. (hai)

LEAVE A REPLY