Tazakka dan TNI Gelar Upacara HUT TNI ke-73 di Lingkungan Pondok

0
57
Pimpinan Pondok Modern Tazakka, Kyai Anizar Masyhadi saat melakukan inspeksi pasukan upcara HUT TNI ke 73 di Pondok Modern Tazakka, Batang, Jumat (5/10)
Pimpinan Pondok Modern Tazakka, Kyai Anizar Masyhadi saat melakukan inspeksi pasukan upcara HUT TNI ke 73 di Pondok Modern Tazakka, Batang, Jumat (5/10)

HAJIUMRAHNEWS – Dalam perayaan hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun ini ada yang luar biasa, khususnya bagi keluarga besar TNI di wilayah Kabupaten Batang yang masuk dalam teritorial Kodim 0736/Batang. Pasalnya, pada tahun ini upacara HUT TNI ke-73 Kodim 0736/Batang diselenggarakan oleh Pondok Modern Tazakka, yang digelar pada Jum’at, (5/10) di lapangan Pondok Modern Tazakka.

Turut hadir dalam upacara HUT TNI ke-73 yakni Forkopimda, pejabat di Pemkab Batang, seluruh camat, tokoh agama dan masyarakat, kepala desa se-kecamatan Bandar, Kapolsek dan perwira Polres Batang, seluruh danramil dan perwira Kodim 0736/Batang, serta tamu-tamu undangan lainnya. Demikian keterangan resmi yang diterima hajiumrahnews.com pada Sabtu (6/10).

Bupati Batang Wihaji yang bertindak sebagai inspektur upacara dalam sambutannya menyampaikan amanat Panglima TNI yang menekankan kepada profesionalisme TNI. Dalam kesempatan itu, Bupati Batang mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk guyup rukun membangun Batang dan bangsa Indonesia.

Di sela-sela upacara tampil unjuk kebolehan marching band Tazakka dan aneka ragam atraksi para santri Tazakka yang spektakuler dan luar biasa.

Sementara, pimpinan Pondok Modern Tazakka Kyai Anizar Masyhadi dalam sambutannya pada acara tasyakuran HUT TNI  menyampaikan bahwa Tazakka berinisiatif mengambil peran untuk menyelenggarakan upacara HUT TNI yang ke-73 ini, selain itu juga atas arahan dari penasehat Tazakka Habib Lutfi bin Yahya agar Tazakka selalu bersama TNI dan menjadi yang terdepan bersama TNI dalam menjaga NKRI.

“Ini merupakan kehormatan, kemuliaan serta kewajiban Tazakka sebagai bagian dari masyarakat untuk menyelenggarakan upacara HUT TNI,” imbuh Kyai Anizar.

Kyai Anizar menjelaskan, bahwa pesantren, ulama, santri dan rakyat adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan bersama TNI dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Kiai Anizar menegaskan  jika ada upaya dari pihak manapun untuk melemahkan TNI dan menjauhkan TNI dari pesantren, ulama, santri dan rakyat, maka akan menjadi musuh bersama seluruh bangsa ini.

“TNI-Polri harus kuat, bersinergi, kolaborasi dan menyatu dengan semua komponen masyarakat, dengan demikian maka Indonesia akan kuat dan maju,” ungkapnya. (hai)

LEAVE A REPLY