Fase Pemulangan Haji Khusus Telah Selesai

0
24
Jamaah haji khusus Gaido Travel saat tiba di bandara Soetta, pada Senin (30/8) lalu.
Jamaah haji khusus Gaido Travel saat tiba di bandara Soetta, pada Senin (30/8) lalu.

HAJIUMRAHNEWS – Fase pemulangan jamaah haji khusus telah selesai. Seluruh kafilah jamaah haji khusus yang diberangkatkan oleh travel yang mengantongi izin sebagai Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) telah kembali ke Tanah Air. Namun masih ada lima orang jamaah yang terpaksa ditunda kepulangannya karena tengah menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.

Demikian disampaikan Kepala Daker Airport Arsyad Hidayat di Madinah, Jumat (14/9).

Menurutnya, jumlah jamaah dan petugas yang meninggalkan Arab Saudi sebanyak 16.814 orang atau 99,8% dari jamaah haji khusus yang tiba di Arab Saudi sebanyak 16.840 orang. Angka itu termasuk satu orang jamaah PT. Primas (Kosorsium PT. Dewi Serasi) yang wafat di atas pesawat sebelum mendarat di Tanah Air.

Selain itu, masih terdapat lima orang jamaah yang menjalani perawatan medis di rumah sakit. Empat dari jamaah yang sakit dirawat di Madinah, sedangkan satu orang dirawat di Makkah. Sementara itu 21 orang jamaah haji khusus meninggal dunia selama di Arab Saudi.

“Kita bersyukur bahwa proses pemulangan jamaah haji khusus telah selesai, meskipun kita tetap berharap bahwa kelima jamaah yang sakit dapat segera dipulangkan ke tengah keluarga mereka. Kita bersyukur karena secara umum proses pemulangan relatif lancar”, kata Arsyad.

Kendati begitu, Arsyad berharap PIHK tidak berpuas diri dengan suksesnya penyelenggaraan haji khusus tahun ini. “Masih banyak sisi yang perlu ditingkatkan, misalnya mengenai handling barang bawaan,” katanya mengingatkan.

Arsyad berpesan, di musim haji mendatang, PIHK dapat memperkuat tim handling agar kasus tercecernya barang bawaan dapat diminimalisir. “Kami mengapresiasi keberadaan tim handling asosiasi yang sangat membantu para anggotanya, bukan hanya mengurusi masalah handling, tetapi juga mengarahkan pada jamaah di bandara dan penghubung dengan petugas Daker Airport,” ujarnya.

Hanya saja, kata Arsyad, tidak semua asosiasi mempunyai tim handling, dan bahkan tidak semua PIHK bersedia menggunakan tim handling yang disiapkan oleh asosiasi. “Ini disayangakan karena keberadaan mereka cukup membantu,” kata Arsyad.

Terkait masih adanya jamaah haji khusus yang dirawat di Arab Saudi, Kepala Bidang Pengawasan Haji Khusus PPIH Arab Saudi Mulyo Widodo mengingatkan tugas PIHK belum sepenuhnya selesai. “Masih terdapat lima jamaah yang terpaksa ditinggal karena sedang sakit. PIHK harus tetap memulangkan mereka apabila kesehatan mereka sudah memungkinkan. Kami akan memonitor perkembangan mereka dan memastikan mereka akan dipulangkan setelah laik terbang secara medis,” katanya usai melepas rombongan jamaah haji khusus di Jeddah.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pengawasan PIHK Daker Airport Zakaria Anshori menyebutkan bahwa Proses kepulangan jamaah mustinya berlangsung selama 17 hari dari tanggal 26 Agustus 2018 hingga tanggal 11 September 2018. Namun, jumlah harinya bertambah menjadi 19 hari karena adanya jamaah yang sakit. “Baru bisa dipulangkan pada tanggal 13 September 2018, yaitu dua orang jamaah PT. Al Haramain Jaya Wisata melalui Bandara Madinah,” terangnya.

Menurut Zakaria, pemulangan jamaah haji khusus tetap menggunakan delapan maskapai penerbangan, yaitu: Garuda Indonesia (GA), Saudia Airlines (SV), Emirates Airlines (EK), Etihad Airways (EY), Turkish Airlines (TK), Scoot Tiger (TR), Oman Air (WY), dan SriLankan Airlines (UL).

Maskapai Saudia mendominasi pengangkutan jamaah haji dengan memulangkan 9.015 jamaah (53,6%), lebih banyak dibanding fase kedatangan yang tercatat 8.955 jamaah atau 53,2%.

“Mereka diberangkatkan dari Arab Saudi melalui dua bandara, yaitu Bandara King Abdul Aziz Jeddah sebanyak 12.860 orang atau 76,5%  dan sisanya sebanyak 3.954 melalui Bandara Amir Muhammad di Madinah,” katanya.

Sementara Direktur Operasional Gaido Travel, Nana Sujana, terkait penyelenggaraan haji tahun ini, sudah lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, Gaido Travel, sebagai salah satu PIHK yang memberangkatkan jamaah haji khusus telah memulangkan jamaah hajinya pada tanggal 30 Agustus lalu.

“Alhamdulillah, semua lancar dan jamaah pun merasakan ibadah haji dengan aman, nyaman dan menyenangkan. Semoga ibadah hajinya diterima Allah dengan meraih haji mabrur, aamiin,” kata Nana di kantornya.(hai/mch)

LEAVE A REPLY