Kyai Ma’ruf Amin Temui Mahatir Muhammad

0
30
Rois Aam PBNU yang juga Ketua Umum MUI Kyai Ma'ruf Amin saat berdiskusi berbagaihal dengan PM Malaysia Datuk Mahatir Muhammad.
Rois Aam PBNU yang juga Ketua Umum MUI Kyai Ma’ruf Amin saat berdiskusi berbagaihal dengan PM Malaysia Datuk Mahatir Muhammad.

HAJIUMRAHNEWS – Rois Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kyai Ma’ruf Amin menyambut baik pertemuan silaturahmi antara dirinya dengan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Muhammad yang berlangsung belum lama ini. Silaturahmi kedua tokoh itu berlangsung hangat dan kekeluargaan.

Kyai Ma’ruf yang kini menjadi calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang menilai Mahatir Muhammad merupakan sosok tokoh sentral Malaysia yang terkemuka baik di Asia dan Internasional. “Beliau merupakan tokoh yang sarat dengan pengalaman mumpuni dan nasionalisme yang sangat meyakinkan dalam dinamika politik ekonomi global,” kata Kyai Ma’ruf dalam keterangan tertulis yang diterima hajiumrahnews.com, Sabtu (8/9).

Dalam keterangan pers, disebutkan, pertemuan dua tokoh ini, merupakan momentum penting bagi hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia karena satu sama lain dapat saling belajar sehingga diperoleh manfaat untuk kepentingan negara dan bangsa. Kyai Ma’ruf, sebagai tokoh Islam yang memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia bisa berbagi pengalaman tentang Islam dan Indonesia sebagai negara  besar.

Indonesia dan Malaysia adalah negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam yang berorientasi ahlus sunnah waljamaah.Karena itu, Kyai Ma’ruf meyakini bahwa persaudaraan Malaysia dan Indonesia akan semakin baik di era kepemimpinan Mahatir Muhammad. “Hal ini sudah dibuktikan oleh Perdana Menteri Malaysia ini yang menjadikan Indonesia sebagai negara yang pertama kali dikunjungi setelah pelantikannya,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua tokoh mendiskusikan mengenai isu-isu politik, ekonomi, sosial baik di lingkungan ASEAN dan Asia serta kecenderungan politik internasional. Di sisi lain, Kyai Ma’ruf juga meminta kepada Mahatir, agar warga negara Indonesia yang beraktivitas di Malaysia di banyak sektor dipandang tidak hanya sebagai warga negara yang serumpun dan mitra kerja namun dilihat pula sebagai saudara. “Sehingga kendala dan pelbagai permasalahan yang kemungkinan muncul dapat terselesaikan secara kekeluargaan dan persaudaraan,” pintanya.

Selain itu, sebagai petinggi NU, Kyai Ma’ruf meminta agar di kepemimpinan Mahatir, kepengurusan NU di Malaysia tumbuh dan berkembang semakin dinamis semakin terjalin hubungan kemitraan yang baik dengan Pemerintah Malaysia. “Pada gilirannya diharapkan NU Cabang Malaysia menjadi kepengurusan NU terbaik di dunia yang bermanfaat untuk penduduk kedua negara,” ujarnya berharap.

Boleh jadi, inilah pertemuan yang menjadi langkah awal yang diharapkan dilanjutkan dengan silaturahmi berikutnya di masa mendatang antara Kyai Ma’ruf Amin dan Mahatir Muhammad. (hai)

LEAVE A REPLY