Ini Besaran Asuransi yang Didapat Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia

0
84
Jamaah haji plus dari Gaido Travel & Tours saat tiba di Indonesia.
Jamaah haji plus dari Gaido Travel & Tours saat tiba di Indonesia.

Hajiumrahnews – Jamaah haji Indonesia yang wafat di tanah suci akan mendapat asuransi senilai Rp 18,5 juta. Apabila meninggal dunia akibat kecelakaan mendapatkan Rp 37 juta dan di bandara atau pesawat ditambah asuransi pihak maskapai sebesar Rp 125 juta.

Asuransi ini didapat karena seluruh jamaah haji oleh Kementerian Agama telah didaftarkan asuransi. Preminya sebesar Rp 49 ribu per jamaah dibayarkan dari dana optimalisasi.

Hal ini ditegaskan oleh Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah, Ahda Barori.

“Nilai tanggungan berlaku sejak jamaah haji telah berada di embarkasi keberangkatan,” ujar Ahda Barori.

Menurut Ahda, ahli waris yang keluarganya wafat saat melaksanakan ibadah haji tahun ini juga tidak perlu repot-repot mengurus klaim asuransi jiwa.

“Kemenag yang akan mengurus asuransi, biasanya cair dalam lima hari kerja,” ujar Ahda, seperti dikutip dari lamanĀ www.kemenag.go.id, Selasa (4/9/2018).

Dia mengatakan, proses klaim saat ini sudah berjalan tanpa harus menunggu penyelenggaraan haji selesai.

“Sekarang sudah berjalan dan sudah banyak yang ditransfer,” ucapnya.

Pengiriman dananya, kata Ahda, bisa melalui rekening jamaah yang wafat tapi rekeningnya masih aktif. Jika tidak, lanjutnya, ke rekening ahli waris telah disepakati pihak keluarga.

“Ini yang kadang menjadi kendala, rekening jamaah bersangkutan tidak aktif, sehingga Kantor Kemenag Kabupaten atau Kota harus melacak sampai rumahnya,” kata Ahda. (*)

LEAVE A REPLY