Punya Gelar PhD, Laki-laki Arab Saudi Ini Pilih Buka Kedai Kopi

0
69
Ziad al-Ruqi mahasiswa S3 yang menggeluti kopi Arab. english.alarabiya.net
Ziad al-Ruqi mahasiswa S3 yang menggeluti kopi Arab. Foto: english.alarabiya.net

Hajiumrahnews – Keluar dari zona aman kerapkali diambil oleh sebagian orang yang punya tekad dan mimpi. Bahkan, kalaupun ia harus mengambil pekerjaan di luar spesialisnya atau latar belakang pendidikan yang sebenarnya. Contohnya tentang lelaki yang satu ini.

Namanya Ziad al-Ruqi. Dia sebenarnya adalah seorang mahasiswa S3 alias calon doktor. Namun, ia memutuskan diri untuk keluar dari pekerjaannya di industri obat-obatan dan memilih menjadi seorang pengusaha. Dia memulai bisnisnya dengan membuka kedai kopi Arab.

Ruqi mengatakan bisnis kopi miliknya, Café Zad ditujukan untuk menghidupkan kembali rasa dari “kopi yang sebenarnya”. Kata ‘Zad’ dipilih karena pada zaman nenek moyang, masyarakat Arab Saudi merasa sudah makan sempurna jika sudah mengonsumsi secangkir kopi ditemani dengan beberapa butir korma.

“Saya memilih bidang pembuatan kopi karena banyak orang non-Arab yang sudah memasuki industri ini. Sayangnya, kebanyakan dari mereka mematikan rasa sukacita dan esensi dari minum kopi itu sendiri. Mereka membuat banyak pecinta kopi Arab menahan diri dari meminumnya karena rasa tidak enak dan kurangnya keaslian,” kata Ruqi seperti dikutip dari Al Arabiya, Senin 13 Agustus 2018.

Kopi Arab tradisional saat ini mulai tersisihkan dengan banyaknya kalangan muda yang lebih suka pada minuman baru seperti kopi rasa latte dan moka. Kendati demikian, Ruqi optimis variasi baru tidak menghentikan para pecinta kopi di Arab Saudi dan akan tetap minum kopi Arab asli setiap hari.

“Sebab di Arab Saudi, kopi Arab sangat populer sebagai minuman tradisional sekaligus simbol kebudayaan turun-temurun di Arab yang bisa ditemukan hampir di setiap rumah,” ujar Ruqi lebih lanjut.

Dengan latar belakang yang dimilikinya di dunia kedokteran, Ruqi menjelaskan biji kopi Arab mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari kanker, terutama kanker hati.

“Selain itu, kafein yang dikandung kopi dapat menstimulasi sistem saraf dan mengurangi nyeri otot saat melakukan peregangan atau latihan,” tambahnya.

Ruqi juga mengatakan, dengan menambahkan kapulaga dan saffron ke dalam kopi Arab juga dapat memberikan manfaat yang besar untuk kesehatan tubuh dan menciptakan rasa yang unik. (*)

LEAVE A REPLY