BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Baznas Tangani Pekerja Rentan

0
40
Deputi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Arifin Purwakananta Bersama Direktur Kepesertaan BPJS TK, E Ilyas Lubis menandatangani MoU Kerjasama Program Donasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan khusus bagi pekerja rentan, di Jakarta, Senin (13/08).
Deputi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Arifin Purwakananta
Bersama Direktur Kepesertaan BPJS TK, E Ilyas Lubis menandatangani MoU Kerjasama Program Donasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan khusus bagi pekerja rentan, di Jakarta, Senin (13/08).

HAJIUMRAHNEWS – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BPJS TK) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjalin kerjasama untuk membantu memberikan perlindungan bagi para pekerja rentan. Dimana pekerja golongan ini merupakan bukan penerima upah (BPU) yang dikategorikan sebagai mustahik (golongan yang berhak menerima dana zakat).

Kesepakatan antara keduanya dituangkan dalam nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang ditandatangani oleh Direktur Kepesertaan BPJS TK, E. Ilyas Lubis dan Deputi Baznas, Arifin Purwakananta di Jakarta, Senin (13/8).

Menurut Arifin, kategori BPU adalah orang yang melakukan kegiatan usaha secara mandiri untuk memperoleh penghasilan dan yang termasuk dalam kategori mustahik. Terkait hal ini, Baznas, kata Arifin, menyambut baik kerjasama ini karena di Indonesia paling tidak terdapat 9,1 juta orang setengah menganggur.

“Jika terkendala cuaca seperti hujan besar, atau pekerja ini sedang sakit, maka pasti ia tidak mampu bekerja sehingga hari itu ia tak mendapatkan penghasilan,” katanya.

Selain penyaluran, lanjut Arifin, program ini juga meliputi penggalangan dana dari para donatur Baznas. Penggalangan dana dilakukan oleh Baznas di semua kanal yang dimiliki Baznas dan BPJS TK, baik konvensional maupun digital. Di antaranya melalui website Baznas, situs crowdfunding kitabisa.com, situs e-commerce seperti tokopedia, blibli, shopee, lazada.

“Selain itu Baznas juga menyiapkan penggalangan dana melalui financial technology, yaitu ovo dan go-pay serta fitur-fitur perbankan,” ujarnya.

Sementara itu E Ilyas Lubis mengungkapkan, BPJS TK akan menyiapkan pembayaran melalui kanal GN-Lingkaran, direct mail dan dan melalui Kantor cabang BPJS TK seluruh Indonesia. Perlindungan ini akan diberikan kepada para pekerja rentan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“JKK adalah manfaat berupa uang tunai atau pelayanan kesehatan yang diberikan pada saat peserta mengalami kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja,” katanya.

Sementara JKM merupakan manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat Kecelakaan Kerja. (hai)

LEAVE A REPLY