Berpenampilan Nyentrik, Jamaah Haji Ini Curi Perhatian

0
88
Jamaah haji nyetrik bernama Arin ini mencuri perhatian orang.
Jamaah haji nyetrik bernama Ari bin Hadi ini mencuri perhatian orang.

Hajiumrahnews – Seorang jamaah haji asal Indonesia berhasil menarik perhatian banyak orang saat mendarat di Bandara King Abdul Aziz (KAA), Jeddah pada Senin, 6 Agustus 2018. Bukan karena ia membuat huru hara. Bukan pula karena bagi-bagi uang atau gila, tapi karena penampilannya yang tak umum seperti jamaah haji lainnya. Ia tampak begitu nyentrik.

Dengan rambut dicat warna kuning menyala seperti matahari, bedak cukup tebal menghias wajah dan bibir bergincu merah, ia berhasil mencuri perhatian orang-orang yang melihatnya. Banyak orang yang menilainya sebagai perempuan. Sehingga seorang petugas menghampiri dan mengingatkan lokasi ihram untuk perempuan. Namun, saran itu justru membuat kikuk petugas tadi. Sebab, sosok yang dianggap perempuan itu ternyata seorang jamaah laki-laki.

“Eh, maaf, Pak. Iya, kalau laki-laki ganti ihramnya di sini saja,” kata petugas itu salah tingkah.

Jamaah berpenampilan nyentrik ini adalah Haji Ari bin Hadi. Dia terdaftar sebagai jamaah calon haji Kolaka, Sulawesi Tenggara. Sedikit membongkar identitasnya, Ari bercerita kesehariannya.

“Iya, golongan saya memang disebut waria,” kata Ari.

Dia mengaku berhaji dengan ongkos yang dikumpulkan dari membuka salon kecantikan serta rias pengantin di Soppeng, Sulawesi Selatan. Ari menolak disebut transgender kultural yang berperan dalam upacara adat setempat, atau biasa disebut bissu.

Ari mengklaim sudah beberapa kali datang ke Tanah Suci, meski tak menyebut tujuannya, apakah untuk umrah atau berhaji.

“Saya sudah empat kali ke sini,” kata dia.

Kedatangan Ari menyita perhatian petugas Arab Saudi. Petugas Daker Bandara PPIH Arab Saudi pun kebingungan menjawab.

Mereka hanya bisa memikirkan kata-kata Arab yang menggambarkan golongan Ari, terlepas dari rupa-rupa konsekuensi fikihnya.

Khunsa…khunsa…”

Tak memedulikan bisik-bisik di sekitar, Ari melangkah gemulai menuju bus. Menuju Kota Suci Makkah. (*)

LEAVE A REPLY