Saudi Berlakukan Aturan Baru Jamaah Wajib Dorong Koper Sendiri

0
1833
Seorang jamaah haji asal Indonesia tengah mendorong koper barang bawaannya sendiri sesuai aturan baru Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. (Foto: ist)
Seorang jamaah haji asal Indonesia tengah mendorong koper barang bawaannya sendiri sesuai aturan baru Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. (Foto: ist)

HAJIUMRAHNEWS – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daker Airport membenarkan bahwa Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi memberlakukan aturan baru berupa jamaah ‘wajib’ mendorong koper dari dalam gate sampai dengan plaza ruang tunggu Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Demikian disampaikan Kepala Daker Airport Arsyad Hidayat, setelah mengadakan pertemuan bersama dengan Kementerian Haji dan Umrah serta pihak wukala sebagaimana dalam keterangan resminya yang dikutip hajiumrahnews.com dari laman resmi Kementerian Agama, Senin (6/8).

Menurut Arsyad, dalam pertemuan yang digelar pada Ahad (5/8) lalu, kebijakan tersebut benar-benar telah melewati kajian panjang oleh Kementerian Haji dan Umrah Saudi. “Kebijakan pengangkutan koper dari paviliun ke plaza merupakan bagian dari kebijakan percepatan pelayanan kedatangan jamaah di bandara Jeddah,” kata Arsyad.

Lebih lanjut Arsyad menyampaikan, dengan sistem baru ini, jamaah haji diminta mendorong barang bawaannya dari paviliun ke plaza. Sedangkan koper dari plaza ke bus akan diangkut oleh tenaga angkut (’umal) dari wukala. “Kebijakan ini berlaku untuk semua negara,” tuturnya.

Memang, dalam pelaksanaanya, menimbulkan keluhan para jamaah haji, termasuk jamaah asal Indonesia. Terkait hal ini, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi (wizarah) memberikan solusi untuk meringankan jamaah haji Indonesia.

“Wizarah meminta wukala menyiapkan ‘umal beserta kereta dorongannya di dekat counter bea cukai khusus untuk jamaah lansia dan sakit untuk mengangkut koper dari counter bea cukai sampai dengan bus,” imbuh Arsyad.

Wizarah juga meminta petugas haji Indonesia untuk menyampaikan kepada jamaah haji yang muda dan kuat untuk tetap membawa barang bawaanya secara mandiri.

“Jamaah yang masih kuat dan muda diminta tetap mendorong tas koper serta hand bag-nya dengan trolly dari bea cukai ke plaza,” ujar Arsyad.

Arsyad meminta PPIH Embarkasi mensosialisasikan kebijakan baru Arab Saudi tentang penanganan koper di bandara kepada jamaah haji. Selain itu para petugas haji juga secara massif akan menyampaikan kebijakan ini kepada jamaah saat mereka tiba di bandara KAA Jeddah.

“Kami minta PPIH Embarkasi sampaikan kepada jamaah yang akan berangkat. Termasuk teman-teman KBIH juga diharapkan menyampaikan informasi ini,” pungkasnya. (hai/*).

LEAVE A REPLY