Pemberian Golok Pajajaran kepada Syeikh Barakat Jamiil Simbol Perlawanan Palestina

0
297
Kyai Fajar memberikan Syekh Barakat Jamiil cinderamata berupa senjata pusaka Golok Pajajaran sebagai simbol jihad santri jawara silat membebaskan Palestina, usai peresmian Masjid Al-Fath, Sukabumi, Minggu (5/8) (foto:alfath)
Kyai Fajar memberikan Syekh Barakat Jamiil cinderamata berupa senjata pusaka Golok Pajajaran sebagai simbol jihad santri jawara silat membebaskan Palestina, usai peresmian Masjid Al-Fath, Sukabumi, Minggu (5/8) (foto:alfath)

HAJIUMRAHNEWS – Imam Masjid Umar bin Khattab di Gaza Palestina, Syeikh Barakat Jamiil menegaskan saat ini kondisi rakyat Palestina semakin tidak bisa bebas beribadah di masjid Al-Aqsha. Tidak hanya itu, pasokan air, listrik dan makanan sangat terbatas, begitu pula dengan sarana pendidikan kini banyak yang rusak.

Hal ini disampaikan Syeikh Barakat dalam sambutannya di peresmian Masjid Al-Fath, di komplek Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi, pada Minggu, (5/8).

Dalam kesempatan itu, Syeikh Barakat juga memohon kepada umat Islam Indonesia untuk tidak bosan-bosannya membantu rakyat Palestina baik dalam bantuan doa maupun materi. “Semoga Palestina bisa cepat merdeka terbebaskan dari penjajahan,” katanya.

Senada dengan Syeikh Barakat, Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Kyai Fajar Laksana juga mengingatkan umat Islam jangan sampai lupa dengan apa yang terjadi di Palestina saat ini. Terlebih, kata Kyai Fajar, saat ini, masyarakat muslim Indonesia tengah disibukkan oleh pesta demokrasi mulai dari Pilkada yang baru saja usai maupun Pemilu 2019 yang akan datang.

Usai peresmian sekaligus penggalangan dana untuk umat Islam Palestina, Kyai Fajar memberikan Syekh Barakat Jamiil cinderamata berupa senjata pusaka Golok Pajajaran. Tidak hanya itu, warga dan santri serta undangan yang hadir dalam peresmian Masjid Al-Fath itu beramai-ramai memberikan bantuan dana untuk muslim Palestina.

“Pemberian ini merupakan simbolis jihad santri jawara silat dan muslim Palestina untuk membebaskan Palestina dan Masjidil Aqsha,” katanya. (hai)

LEAVE A REPLY