Nizar Minta KBIH Jangan Paksa Jamaah Beribadah Lampaui Kemampuan

0
72
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Nizar dan Kepala Biro Humas, Data dan Informasi, Mastuki saat konperensi pers di Media Center Haji di Mekkah, Kamis (2/8).
Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Nizar dan Kepala Biro Humas, Data dan Informasi, Mastuki saat konperensi pers di Media Center Haji di Mekkah, Kamis (2/8).

HAJIUMRAHNEWS – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag), Nizar menegaskan pihaknya menghimbau kepada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) untuk tidak memaksakan jamaah hajinya dalam beribadah hingga melampaui batas kemampuan fisik jamaah. Begitu pula dengan jamaah, musti memperhatikan kemampuan fisik, apalagi bagi jamaah yang masuk kategori risti (berisiko tinggi).

“Jangan memaksakan diri. Lihat stamina. Jamaah sebaiknya mengutamakan ibadah pokok,” kata Nizar dalam jumpa pers dengan Media Center Haji di kawasan Syisyah, Mekkah, beberapa waktu lalu, sebagaimana dikutip laman resmi Kemenag pada Sabtu, (4/8).

Pasalnya, kata Nizar, selama ini banyak jamaah haji Indonesia seringkali mengerjakan umrah sunnah berkali-kali, bahkan sampai pingsan di Masjidil Haram. Hal ini tak lepas dari adanya pengaruh KBIH yang terkadang memaksakan jamaah beribadah melampaui batas kemampuan fisiknya.

“Karena itu, kita perkuat bimbingan ibadah di sektor-sektor. Ditambah lagi dengan adanya konsultan ibadah. Mereka melakukan visitasi. Ada matriknya. Semua terdata dengan baik,” kata Nizar.

Dalam kesempatan itu, Nizar yang didampingi Kepala Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag Mastuki menyampaikan pula bahwa pelayanan bimbingan ibadah pada musim haji tahun ini, menjadi perhatian penting. “Sebab, jangan sampai jamaah tidak sempurna melaksanakan ibadah haji mereka,” ujarnya. (hai/mch)

LEAVE A REPLY