Mantan Preman Ini Ternyata Sudah Naik Haji Dua Kali

0
59
Jamaah kloter 20 Embarkasi Makassar asal Kota Kendari, Tajuddin (kedua dari kiri) sedang membagikan air mineral pada rekan-rekan serombongan saat tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah
Jamaah kloter 20 Embarkasi Makassar asal Kota Kendari, Tajuddin (kedua dari kiri) sedang membagikan air mineral pada rekan-rekan serombongan saat tiba di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Jumat (3/8).

Hajiumrahnews – Tubuhnya penuh tato. Sekilas, ia adalah seorang preman yang sedang naik haji. Anggapan ini tak sepenuhnya salah. Dia memang mantan seorang preman. Yang mengejutkan, kepergiannya untuk haji tahun ini adalah kedua kalinya.

Namanya Tajuddin (60). Dia naik haji lewat embarkasi Makassar kloter 20. Ia sendiri berasal dari Kendari. Beberapa jamaah terkejut ketika melihat tubuhnya yang penuh tato tersebut. Tato di tubuhnya begitu terlihat saat ia mengenakan kain ihram. Ketika seseorang bertanya mengenai tatonya, ia pun menjawab dengan diplomasi.

“Waktu bikinnya saya belum kepikiran bakal ke sini,” ujarnya tertawa.

Sebagai mantan preman, Tajuddin memang cukup dikenal di kampung asalnya. Tentu, terkenal karena ulahnya yang tak baik.

“Iya, memang terkenal satu kampung orangnya,” kata Jumrin (50), sahabat Tajuddin.

Jumrin tinggal hanya dipisah jalan raya dari rumah Tajuddin di Jalan Solo, Kota Kendari. Ia mengatakan, dahulu memang banyak yang takut dengan Tajuddin.

“Sekarang, lain cerita. Begini orangnya!” kata Jumrin sembari menunjukkan isyarat merunduk dengan tangan kanannya.

Ketakutan masyarakat berubah menjadi rasa hormat dengan perubahan Tajuddin tersebut.

Tajuddin telah berubah sejak 20 tahun yang lalu. Tak tahu persis apa yang menyebabkannya berhijrah. Yang jelas, setelah insyaf dia berdagang ikan yang berpenghasilan lumayan.

Delapan tahun yang lalu (2010) ia sebenarnya sudah pernah berangkat ibadah haji. Namun, rupanya, suasana tanah suci membuatnya rindu ingin datang lagi ke sana. Tahun ini, ia berangkat lagi. Bedanya, tahun ini ia berangkat bersama istri dan sejumlah kerabatnya.

“Saya ingin lebih baik ibadahnya kali ini,” pungkas Tajuddin.

 

LEAVE A REPLY