Santri Ponpes Dzikir Al-Fath Mampu Bersaing di Pentas Internasional

0
511
Santri M. Irsyad Fatahillah foto bersama Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Kyai Fajar Laksana. (foto:a;fath)
Santri M. Irsyad Fatahillah foto bersama Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Kyai Fajar Laksana. (foto:a;fath)

HAJIUMRAHNEWS –Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath Sukabumi, Kyai Fajar Laksana mengingatkan masyarakat supaya tidak terlalu banyak berharap ingin memasukkan putra putrinya ke sekolah negeri. Karena selain keterbatasan kapasitas, masih banyak lembaga pendidikan yang dikelola pihak swasta yang tidak kalah unggul. Termasuk pondok pesantren yang juga menyelenggarakan pendidikan formal.

Salah satu pondok pesantren yang menyelenggarakan juga pendidikan formal adalah Pondok Pesantren Dzikir Al-Fath, Sukabumi. “Pondok ini telah mampu membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang berkualitas dan bahkan lulusannya mampu bersaing di tingkat internasional,” kata Kyai Fajar dalam keterangan resminya yang diterima hajiumrahnews.com, Selasa, (31/7).

Buktinya, kata Kyai, salah satu santri Ponpes Dzikir Al-Fath yakni Muhammad Irsyad Fatahillah lulusan SMK IT Al-Fath, Sukabumi berhasil diterima di Sakarya University, sebuah perguruan tinggi negeri di Turki. “Ini membuktikan bahwa sekolah Tahfid Quran di Pondok Pesantren mampu mencetak santri bertaraf internasional,” ujarnya.

Karena itu, Kyai Fajar kembali menegaskan, orang tua santri atau siswa jangan ragu-ragu menyekolahkan putra putrinya ke sekolah swasta yang berbasi pesantren. Sebab, lembaga pendidikan ini, selain unggul di bidang TahfidZ Quran, bahasa Inggris dan bahasa Arab, namun tetap menjaga kearifan lokal dan mampu berkompetisi di pentas dunia.

“Jadi, dalam rangka fastabiqul khairot dan juga supaya masyarakat jangan terlalu banyak ingin masuk ke sekolah ke negeri dan mau anaknya disekolahkan ke pondok pesantren, kami terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Kyai.

Kyai Fajar menambahkan, pihaknya juga akan terus membuktikan kepada dunia bahwa ‘santri sarungan’ dan pakai kopiah bisa menjadi berasaing di dunia global. Sehingga masyarakat akan semakin banyak menyekolahkan ke pondok pesantren.

Tidak hanya itu, pihaknya juga melakukan sinergitas dengan para praktisi dunia bisnis maupun profesional lainnya yang bertaraf internasional. Salah satunya adalah dengan Gaido Group, sebuah entitas bisnis yang memposisikan diri sebagai integrated syariah business corporate. “Dengan bersinergi, maka akan semakin banyak sumber daya manusia yang disiapkan untuk menjadi mujahid Allah,” ujarnya. (hai)

LEAVE A REPLY