Sebanyak 335 Jamaah Haji Patuna Travel Ikuti Manasik di Bogor

0
117

WhatsApp Image 2018-07-21 at 7.37.20 AMHAJIUMRAHNEWS – Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) PT Patuna Mekar Jaya atau yang lebih dikenal dengan Patuna Travel kembali menggelar kegiatan manasik bagi calon jamaah haji yang akan diberangkatkan. Rangkaian kegiatan manasik kali ini digelar di Hotel Aston Bogor, Jawa Barat sejak Jumat kemarin hingga Minggu (22/7) besok.

Demikian disampaikan Direktur Utama PT Patuna Mekar Jaya, Syam Resfiadi kepada hajiumrahnews.com, Sabtu (21/7).

Menurutnya, manasik haji yang diadakan Patuna Travel digelar paling sedikitnya lima kali pertemuan. Kegiatan ini meliputi persiapan jamaah baik itu kesiapan fisik maupun pengetahuan fiqih ibadah haji serta wawasan dan apa-apa yang ada di Tanah Suci nanti.

“Manasik kita berikan minimal lima kali dan kali ini selain kita isi dengan materi lain juga ada sesi praktek ibadah,” kata Syam.

Beberapa materi yang disiapkan, kata Syam, diantaranya Tata Cara Berhaji, Amalan Haji, Tata Cara Wudhu, Kesehatan Berhaji, Filosofi Haji, Dalol dan Hukum Haji, serta praktek serangkaian ritual haji mulai dari Thawaf, Sai, Melontar Jumrah dan ibadah yang lainnya. Materi-materi manasik tersebut, lanjutnya, akan disampaikan oleh para pembimbing haji yang berpengalaman sekelas ustadz Musthafa Kamal Nawawi, ustadz Enjang Zainal, dan ustadz Yudi Fahrudin Maftuhi serta dokter Fikri.

Patuna Travel sebagai PIHK, lanjut Syam, selalu fokus dalam hal pelayanan. Salah satunya adalah layanan manasik sebelum para calon jamaah bertolak ke Tanah Suci. “Kami menyediakan layanan manasik yang paripurna, baik dari fasilitas maupun materi-materi yang diberikan, sehingga para calon jamaah haji menjadi lebih siap dalam pelaksanaan ibadah haji nanti,” kata Syam.

WhatsApp Image 2018-07-21 at 7.37.15 AM

Dalam hal pelayanan kepada jamaah, Patuna Travel mengedepankan azas keterbukaan. Artinya, kata Syam, Patuna Travel selalu terbuka atas pelayanan yang diterima jamaah sesuai pilihan paketnya dan pengkondisian situasi selama perjalanan ibadah haji. “Disamping itu, kami juga menganut pendekatan pribadi pimpinan dan crew terhadap jamaah secara kelompok kecil maupun secara keseluruhan, sehingga jamaah merasa nyaman seperti sedang beradaa dengan keluarganya,” ujarnya.

“Alhamdulillah pada musim haji tahun 2018 ini kami mendapat amanah untuk memberangkatkan sebanyak 335 jamaah termasuk petugas untuk pelaksanaan haji nanti,” imbuhnya.

Di sisi lain, sebagai pimpinan biro travel yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Umum Syarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) Syam pun disibukkan dengan berbagai urusan terkait penyelenggaraan haji khusus yang dijalani anggotanya. Kebetulan, kata Syam, dengan padatnya waktu pendaftararan dan penutupan haji khusus, maka jumlah jamaah yang real harus menunggu sampai lebaran.

“Karena terus dibukanya kesempatan untuk memenuhi kuota haji khusus dari sisa-sisa yang batal dengan segala macam alasan untuk mendapatkan rekomendasi jumlah total jamaah dari Kemenag untuk Muasasa Asia Tenggara sehingga bisa dibukanya system ehajj,” jelasnya Syam. (hai)

LEAVE A REPLY